Satgas Pangan pantau harga gula, distributor diperingatkan tidak menimbun
Selasa, 10 Maret 2020 14:07 WIB
Ilustrasi - Karyawan bekerja di dalam gudang penyimpanan stok gula pasir milik PT Rejoso Manis Indo (RMI) di Blitar, Jawa Timur, Senin (9-3-2020). ANTARA FOTO/Irfan Anshori/wsj.
Jakarta (ANTARA) - Satuan Tugas Pangan Polri memperingatkan seluruh distributor untuk tidak menimbun gula agar harga bahan pemanis berbentuk kristal ini tidak mengalami penaikan.
"Peringatan ini untuk mencegah harga gula terus naik di pasaran," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Asep Adisaputra, di Kantor Bareskrim Polri, Selasa.
Satgas Pangan, kata dia, akan terus melaksanakan pengawasan. Kalau ditemukan aksi penimbunan atau menaikkan harga (gula), sementara stok gula mencukupi , pihaknya akan menindak tegas. Hal ini sekaligus antisipasi juga menjelang Lebaran 2020.
Sebelumnya, Satgas Pangan mendapat laporan dan temuan mengenai harga gula yang terus naik berkisar Rp16 ribu hingga Rp20 ribu/kg di Jakarta dan sejumlah daerah.
Satgas Pangan pun langsung menggelar rapat konsolidasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk para distributor gula.
Dari hasil pengecekan terakhir, kata Asep, stok gula dalam negeri sampai dengan Senin (9/3) mencapai 155.000 ton.
Satgas Pangan pun meminta distributor segera mendistribusikan stok gula ke pasar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Izin impor gula pun telah diberikan Pemerintah sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan gula dalam negeri," katanya.
Bahkan, kata dia, sudah ada ketetapan pemerintah untuk memberi izin impor gula untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
"Hal ini sudah dinyatakan kesiapan gula di pasaran, aman. Mudah-mudahan ini berimbas pada menurunnya harga gula di pasaran," kata Asep.
"Peringatan ini untuk mencegah harga gula terus naik di pasaran," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Pol Asep Adisaputra, di Kantor Bareskrim Polri, Selasa.
Satgas Pangan, kata dia, akan terus melaksanakan pengawasan. Kalau ditemukan aksi penimbunan atau menaikkan harga (gula), sementara stok gula mencukupi , pihaknya akan menindak tegas. Hal ini sekaligus antisipasi juga menjelang Lebaran 2020.
Sebelumnya, Satgas Pangan mendapat laporan dan temuan mengenai harga gula yang terus naik berkisar Rp16 ribu hingga Rp20 ribu/kg di Jakarta dan sejumlah daerah.
Satgas Pangan pun langsung menggelar rapat konsolidasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk para distributor gula.
Dari hasil pengecekan terakhir, kata Asep, stok gula dalam negeri sampai dengan Senin (9/3) mencapai 155.000 ton.
Satgas Pangan pun meminta distributor segera mendistribusikan stok gula ke pasar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Izin impor gula pun telah diberikan Pemerintah sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan gula dalam negeri," katanya.
Bahkan, kata dia, sudah ada ketetapan pemerintah untuk memberi izin impor gula untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
"Hal ini sudah dinyatakan kesiapan gula di pasaran, aman. Mudah-mudahan ini berimbas pada menurunnya harga gula di pasaran," kata Asep.
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman nilai tata niaga gula mesti dibenahi untuk capai swasembada
13 September 2025 9:03 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB