Lucinta Luna depresi, polisi: alasan klasik
Rabu, 19 Februari 2020 16:31 WIB
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru di Polda Metro Jaya, Rabu (19/2/2020). (ANTARA/Devi Nindy)
Jakarta (ANTARA) - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru menyebutkan depresi yang disebutkan Lucinta Luna sebagai alasan memakai psikotropika, hanya alasan klasik.
Selama ini polisi menemukan berbagai kasus narkoba, mayoritas tersangka mengaku mengonsumsi narkoba untuk mengatasi stress.
"Dalam pengalaman kami, menangani kasus-kasus narkoba memang banyak sekali atau itu alasan-alasan klasik menyatakan sedang stres," ujar Audie di Jakarta, Rabu.
Logikanya, kata dia, banyak orang stres juga, tapi tidak harus menggunakan narkoba.
Baca juga: Ini hasil tes narkoba Lucinta Luna
Meski disebut alasan klasik, Audie mengatakan, pihaknya tak dapat menyatakan depresi yang diklaim Lucinta benar adanya. "Depresi atau tidak depresi kan yang bersangkutan sendiri yang menyatakannya. Kami juga bukan psikolog untuk menilai itu," ujar dia.
Hasil pemeriksaan rambut selebriti Lucinta Luna menunjukkan telah mengonsumsi ekstasi selama sebulan.
Baca juga: Ini alasan polisi akhirnya bebaskan tiga rekan Lucinta Luna
Hal itu ditunjukkan dengan kandungan amfetamin dan MDMA yang memang seringkali ditemukan dalam ekstasi.
"Yang bersangkutan sudah menggunakan narkoba itu dalam waktu yang lama. Setidaknya terbaca di hasil pemeriksaan itu menggunakannya selama satu bulan," ujar Audie.
Baca juga: Polisi juga temukan dua butir pil ekstasi di apartemen Lucinta Luna, siapa pemiliknya?
Selama ini polisi menemukan berbagai kasus narkoba, mayoritas tersangka mengaku mengonsumsi narkoba untuk mengatasi stress.
"Dalam pengalaman kami, menangani kasus-kasus narkoba memang banyak sekali atau itu alasan-alasan klasik menyatakan sedang stres," ujar Audie di Jakarta, Rabu.
Logikanya, kata dia, banyak orang stres juga, tapi tidak harus menggunakan narkoba.
Baca juga: Ini hasil tes narkoba Lucinta Luna
Meski disebut alasan klasik, Audie mengatakan, pihaknya tak dapat menyatakan depresi yang diklaim Lucinta benar adanya. "Depresi atau tidak depresi kan yang bersangkutan sendiri yang menyatakannya. Kami juga bukan psikolog untuk menilai itu," ujar dia.
Hasil pemeriksaan rambut selebriti Lucinta Luna menunjukkan telah mengonsumsi ekstasi selama sebulan.
Baca juga: Ini alasan polisi akhirnya bebaskan tiga rekan Lucinta Luna
Hal itu ditunjukkan dengan kandungan amfetamin dan MDMA yang memang seringkali ditemukan dalam ekstasi.
"Yang bersangkutan sudah menggunakan narkoba itu dalam waktu yang lama. Setidaknya terbaca di hasil pemeriksaan itu menggunakannya selama satu bulan," ujar Audie.
Baca juga: Polisi juga temukan dua butir pil ekstasi di apartemen Lucinta Luna, siapa pemiliknya?
Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dapat pengaruh dari sang ibu, ternyata begini cara Luna Maya memulai gaya hidup sehat
16 June 2022 9:24 WIB, 2022
Kasus penyalahgunaan narkoba selebriti Lucinta Luna akan hadapi persidangan sebelum Idul Fitri
01 May 2020 14:02 WIB, 2020
Polisi sita obat penenang ilegal mirip yang dikonsumsi Lucinta Luna
21 February 2020 17:01 WIB, 2020
Polisi juga temukan dua butir pil ekstasi di apartemen Lucinta Luna, siapa pemiliknya?
14 February 2020 6:05 WIB, 2020
Terima salinan putusan pengadilan, Lucinta Luna akan tetap ditahan di sel wanita
13 February 2020 13:44 WIB, 2020
Soal kelamin Lucinta Luna polisi telah menerima surat dari Pengadilan, ini isinya
13 February 2020 13:11 WIB, 2020