UNP gelar kuliah umum bersama BNPT
Selasa, 11 Februari 2020 15:29 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjenpol Drs. Suhardi Alius, M.H., sedang memberikan kuliah umum di Auditorium UNP, Kamis (30/1). (ANTARA/Istimewa)
Padang (ANTARA) - Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar kuliah umum bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjenpol Drs. Suhardi Alius, MH. mengangkat tema "Tenaga Pendidik sebagai Agen Terdepan dalam Program Deradikalisasi dan Moderasi" di Auditorium UNP.
Dalam kuliah umum pada 30 Januari 2020 tersebut juga dilakukan pelantikan Pengurus Pusat Studi Moderasi Kebangsaan (Pasamo) periode 2020-2024 yang diketuai oleh Prof. Azwar Ananda.
Rektor UNP, Prof. Ganefri Ph. D., menyampaikan bahwa target dari terbentuknya Pasamo sebagai pusat kajian bertujuan mencarikan strategi terbaik untuk menangkal berkembangnya paham radikal dan intoleransi.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjenpol Drs. Suhardi Alius, M.H yang melantik Pasamo berharap perguruan tinggi lainnya di Indonesia juga dapat meniru UNP.
Ia juga menyebutkan bahwa Pasamo nantinya dapat fokus pada masalah kebangsaan dalam menangkal isu-isu radikal.
"Memerangi isu-isu radikal harus melalui moderasi kebangsaan," tegasnya.
Ia mengungkapkan saat ini paham radikal sudah menjalar ke semua kalangan termasuk anak-anak yang menyebar dengan cepat melalui dunia maya.
UNP sebagai pencetak tenaga pendidik memilki peran besar dalam memberantas paham radikal tersebut, lanjutnya.
"Menangkal paham radikal dapat dilakukan dengan memahami masalah kebangsaan secara jelas," ungkapnya.
Dalam kuliah umum pada 30 Januari 2020 tersebut juga dilakukan pelantikan Pengurus Pusat Studi Moderasi Kebangsaan (Pasamo) periode 2020-2024 yang diketuai oleh Prof. Azwar Ananda.
Rektor UNP, Prof. Ganefri Ph. D., menyampaikan bahwa target dari terbentuknya Pasamo sebagai pusat kajian bertujuan mencarikan strategi terbaik untuk menangkal berkembangnya paham radikal dan intoleransi.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjenpol Drs. Suhardi Alius, M.H yang melantik Pasamo berharap perguruan tinggi lainnya di Indonesia juga dapat meniru UNP.
Ia juga menyebutkan bahwa Pasamo nantinya dapat fokus pada masalah kebangsaan dalam menangkal isu-isu radikal.
"Memerangi isu-isu radikal harus melalui moderasi kebangsaan," tegasnya.
Ia mengungkapkan saat ini paham radikal sudah menjalar ke semua kalangan termasuk anak-anak yang menyebar dengan cepat melalui dunia maya.
UNP sebagai pencetak tenaga pendidik memilki peran besar dalam memberantas paham radikal tersebut, lanjutnya.
"Menangkal paham radikal dapat dilakukan dengan memahami masalah kebangsaan secara jelas," ungkapnya.
Pewarta : Agung
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Libatkan tokoh adat BNPT dan FKPT gelar Kenduri Desa Damai sosialisasi cegah radikalisme dan terorisme
13 September 2023 20:03 WIB, 2023
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Pemkot Solok terima 1.091 paket buku dan alat tulis untuk murid terdampak banjir
15 December 2025 22:44 WIB
TVRI kembangkan bakat seni siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang
04 December 2025 19:33 WIB
Tanggal 25 November Hari Guru Nasional, ayo berikan ucapan selamat terbaik
24 November 2025 16:31 WIB