Pulau Punjung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat berhasil membersihkan material longsor yang menutup sejumlah ruas jalan di Kecamatan IX Koto dalam waktu 24 jam. 

 

"Laporan tim di lapangan seluruh titik longsor sudah dibersihkan, akses transportasi yang semula putus kini sudah dapat dilalui seperti biasa," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Dharmasraya, Ardianus Efendi di Pulau Punjung, Minggu. 

 

Ia mengatakan tim yang bekerja sejak Sabtu (8/2) hingga Minggu berhasil membersihkan delapan titik longsor yang berada di Nagari Silago, Nagari Lubuk Karak, dan Nagari Banai. 

 

Sejumlah alat berat diturunkan selama tim bekerja membersihkan material longsor. Pembersihan dilakukan tim BPBD, TNI, Polri, dan dibantu masyarakat.

 

Pembersihan material longsor dimulai pada Sabtu (8/2) sekitar pukul 19.00 WIB, keterlambatan itu karena banjir sempat menutup ruas jalan di Pulau Anjolai Nagari (Desa Adat) IV Koto Dibawuah. 

 

Sementara, salah seorang warga Nagari (Desa Adat) Silago Nur Insani (25) mengapresiasi BPBD dan tim yang sudah bekerja membersihkanlongsor non stop 24 jam. 

 

Menurut dia terputusnya akses di Kecamatan IX Koto tentu menyulitkan warga untuk beraktivitas seperti berkebun dan pergi ke sekolah.

 

"Kami masyarakat berterimakasih kepada pihak BPBD dan tim yang sudah bekerja siang dan malam untuk membersihkan longsor," katanya. 

 

Sebelumnya, banjir dan tanah longsor melanda Kecamatan IX Koto hingga menutup jalan penghubung antardesa dan merendam rumah warga. Hujan deras yang mengguyur daerah itu pada Jumat (7/2) malam menjadi penyebabnya.(*)

 


Pewarta : Ilka Jansen
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2024