Pasca OTT, KPU diminta tetap fokus Pilkada 2020
Rabu, 8 Januari 2020 19:35 WIB
Wakil Ketua Umum PPP M. Arwani Thomafi (Antara/HO) (Antara/HO/)
Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Arwani Thomafi meminta penyelenggara Pemilu khususnya KPU pusat, provinsi dan kabupaten/kota untuk tetap fokus menyiapkan proses tahapan Pilkada 2020.
"Kami meminta kepada penyelenggara Pemilu khususnya KPU Pusat, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota untuk tetap fokus bekerja menyiapkan proses tahapan pilkada serentak pada September 2020 mendatang," kata Arwani di Jakarta, Rabu.
Hal itu dikatakannya terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap salah seorang komisioner Komisi Pemilihan Umum RI yaitu Wahyu Setiawan, pada Rabu (8/1).
Arwani menilai peristiwa OTT yang menimpa komisioner KPU RI harus menjadi peringatan keras bagi seluruh pemangku kepentingan penyelenggara pemilu untuk memastikan bekerja sesuai dengan koridor hukum dan etik.
Baca juga: KPU masih menunggu pernyataan resmi KPK
Selain itu menurut dia, peristiwa OTT tersebut juga menjadi peringatan bagi penyelenggara Pemilu untuk tidak main-main dalam melaksanakan tugas kepemiluan.
"Ini peringatan bagi kita semua bagi teman-teman penyelenggara pemilu untuk tidak main-main, tentu terlepas kita menghormati asas praduga tidak bersalah," ujarnya.
Politisi PPP itu juga mengaku prihatin atas OTT KPK yang menimpa salah satu komisioner KPU karena peristiwa itu sungguh mengejutkan kita semua.
Arwani mendukung penuh langkah KPK untuk melakukan penegakan hukum di lingkungan penyelenggara pemilu.
Baca juga: Komisioner KPU yang terjaring OTT KPK adalah Wahyu Setiawan
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap salah seorang komisioner Komisi Pemilihan Umum RI yaitu Wahyu Setiawan.
"Benar. Siapa saja yang diamankan dan dalam kaitan apa, serta berapa uang yang diamankan masih didalami penyidik," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjawab pertanyaan Antara mengenai nama komisioner KPU yang diamankan di Jakarta, Rabu.
Saat dipastikan nama anggota Komisioner KPU tersebut, Alexander tidak membantah. "Informasi awalnya seperti itu," katanya.
Baca juga: OTT komisioner KPU, KPK jadwalkan ekspose besok
Baca juga: Komisioner KPU ditangkap KPK
"Kami meminta kepada penyelenggara Pemilu khususnya KPU Pusat, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota untuk tetap fokus bekerja menyiapkan proses tahapan pilkada serentak pada September 2020 mendatang," kata Arwani di Jakarta, Rabu.
Hal itu dikatakannya terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap salah seorang komisioner Komisi Pemilihan Umum RI yaitu Wahyu Setiawan, pada Rabu (8/1).
Arwani menilai peristiwa OTT yang menimpa komisioner KPU RI harus menjadi peringatan keras bagi seluruh pemangku kepentingan penyelenggara pemilu untuk memastikan bekerja sesuai dengan koridor hukum dan etik.
Baca juga: KPU masih menunggu pernyataan resmi KPK
Selain itu menurut dia, peristiwa OTT tersebut juga menjadi peringatan bagi penyelenggara Pemilu untuk tidak main-main dalam melaksanakan tugas kepemiluan.
"Ini peringatan bagi kita semua bagi teman-teman penyelenggara pemilu untuk tidak main-main, tentu terlepas kita menghormati asas praduga tidak bersalah," ujarnya.
Politisi PPP itu juga mengaku prihatin atas OTT KPK yang menimpa salah satu komisioner KPU karena peristiwa itu sungguh mengejutkan kita semua.
Arwani mendukung penuh langkah KPK untuk melakukan penegakan hukum di lingkungan penyelenggara pemilu.
Baca juga: Komisioner KPU yang terjaring OTT KPK adalah Wahyu Setiawan
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap salah seorang komisioner Komisi Pemilihan Umum RI yaitu Wahyu Setiawan.
"Benar. Siapa saja yang diamankan dan dalam kaitan apa, serta berapa uang yang diamankan masih didalami penyidik," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjawab pertanyaan Antara mengenai nama komisioner KPU yang diamankan di Jakarta, Rabu.
Saat dipastikan nama anggota Komisioner KPU tersebut, Alexander tidak membantah. "Informasi awalnya seperti itu," katanya.
Baca juga: OTT komisioner KPU, KPK jadwalkan ekspose besok
Baca juga: Komisioner KPU ditangkap KPK
Pewarta : Imam Budilaksono
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pastikan layanan prima dan operasional aman, KAI Divre II Sumbar lakukan inspeksi keselamatan lebaran 2026
12 February 2026 11:59 WIB
KAI Divre II Sumbar bersama KAI Properti sapa sekolah terdampak bencana banjir di Batang Anai
30 January 2026 16:08 WIB
Tak perlu panik, ini cara melapor barang hilang di kereta dan stasiun KAI Divre II Sumbar
27 January 2026 20:54 WIB
KAI Divre II Sumbar dukung sektor pariwisata lewat Walking Train Sawahlunto 2026
26 January 2026 18:29 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Antisipasi pencurian kendaraan bermotor selama Ramadhan, Satreskrim Polres Dharmasraya optimalkan ini
12 February 2026 16:44 WIB
Polres-Pemkab Pasaman Barat tingkatkan penyuluhan cegah kekerasan perempuan dan anak
11 February 2026 19:49 WIB