Tentara Jerman di Irak aman pasca-serangan roket Iran
Rabu, 8 Januari 2020 10:13 WIB
Tentara bersenjata pasukan Jerman dengan batalion infanteri ke 371 mengambil posisi dengan peluncur roket anti tank MILAN saat hari media di barak Marienberg, Selasa (10/3). (REUTERS/Fabrizio Bensch).
Berlin, (ANTARA) - Tentara Jerman yang berada di kota Erbil dalam kondisi aman setelah Iran meluncurkan serangan roket terhadap pasukan pimpinan Amerika Serikat yang ditempatkan di kota Irak utara tersebut, menurut juru bicara operasi Bundeswehr.
Iran menargetkan pasukan pimpinan AS melalui serangan roket pada Rabu dini hari, berselang beberapa jam seusai pemakaman komandan militer terkemuka Iran Qassem Soleimani, yang tewas akibat serangan pesawat nirawak AS dan kematiannya semakin mengkhawatirkan akan perang yang lebih luas di Timur Tengah.
"Saya sedang berkoordinasi dengan rekan-rekan di Erbil. Mereka baik-baik saja mengingat keadaan tersebut," ucap juru bicara Bundewehr.
Sekitar 115 tentara Jerman dikerahkan di kota Erbil. (*)
Iran menargetkan pasukan pimpinan AS melalui serangan roket pada Rabu dini hari, berselang beberapa jam seusai pemakaman komandan militer terkemuka Iran Qassem Soleimani, yang tewas akibat serangan pesawat nirawak AS dan kematiannya semakin mengkhawatirkan akan perang yang lebih luas di Timur Tengah.
"Saya sedang berkoordinasi dengan rekan-rekan di Erbil. Mereka baik-baik saja mengingat keadaan tersebut," ucap juru bicara Bundewehr.
Sekitar 115 tentara Jerman dikerahkan di kota Erbil. (*)
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Skema kerjasama Indonesia-Jerman, Wako Fadly Amran usulkan proyek pelestarian lingkungan
12 January 2026 19:04 WIB