Banjir, Presiden: perintah tak perlu saya ulang-ulang lagi
Senin, 6 Januari 2020 15:54 WIB
Presiden Jokowi saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta, Senin (6/1/2019). ANTARA/ Bayu Prasetyo
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo meminta seluruh jajarannya untuk terjun dan turun langsung ke masyarakat dalam mengatasi banjir yang melanda dalam beberapa hari terakhir.
“Berkaitan dengan banjir, agar seluruh kementerian yang berkaitan dengan banjir benar-benar terjun ke bawah,” kata Presiden Joko Widodo saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta, Senin.
Ia mengatakan semua kementerian/lembaga yang terkait langsung dengan penanganan dampak bencana harus bergerak cepat baik dari sisi kesehatan, sosial, dan lain-lain.
Presiden juga meminta agar BUMN turut serta bergerak untuk membantu korban banjir.
“Berkaitan dengan bantuan mungkin BUMN agar bergerak meskipun saya lihat semuanya sudah bergerak namun saya ingatkan lagi,” katanya.
Selain mendorong Kemenkes, Kemensos, dan BUMN untuk bergerak cepat, Presiden juga meminta Kementerian Dalam Negeri agar mengingatkan seluruh kepala daerah agar waspada dan siap siaga dalam menghadapi bencana.
“Kemendagri tolong ingatkan seluruh kepala daerah agar semuanya waspada dan siap siaga dalam menghadapi bencana terutama dalam musim hujan ekstrem seperti sekarang, ada persiapan, perencanaan, persiapan evakuasi,” katanya.
Di sisi lain, ia meminta TNI-Polri saat setiap kejadian agar secepatnya bisa membantu ke lapangan selain juga mendorong peran Basarnas dan BNPB.
“Perintah tak perlu saya ulang-ulang lagi,” kata Presiden Jokowi.
“Berkaitan dengan banjir, agar seluruh kementerian yang berkaitan dengan banjir benar-benar terjun ke bawah,” kata Presiden Joko Widodo saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Negara Jakarta, Senin.
Ia mengatakan semua kementerian/lembaga yang terkait langsung dengan penanganan dampak bencana harus bergerak cepat baik dari sisi kesehatan, sosial, dan lain-lain.
Presiden juga meminta agar BUMN turut serta bergerak untuk membantu korban banjir.
“Berkaitan dengan bantuan mungkin BUMN agar bergerak meskipun saya lihat semuanya sudah bergerak namun saya ingatkan lagi,” katanya.
Selain mendorong Kemenkes, Kemensos, dan BUMN untuk bergerak cepat, Presiden juga meminta Kementerian Dalam Negeri agar mengingatkan seluruh kepala daerah agar waspada dan siap siaga dalam menghadapi bencana.
“Kemendagri tolong ingatkan seluruh kepala daerah agar semuanya waspada dan siap siaga dalam menghadapi bencana terutama dalam musim hujan ekstrem seperti sekarang, ada persiapan, perencanaan, persiapan evakuasi,” katanya.
Di sisi lain, ia meminta TNI-Polri saat setiap kejadian agar secepatnya bisa membantu ke lapangan selain juga mendorong peran Basarnas dan BNPB.
“Perintah tak perlu saya ulang-ulang lagi,” kata Presiden Jokowi.
Pewarta : Hanni Sofia
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB