NU Care dan GoPay luncurkan kode batang mudahkan sumbangan digital
Selasa, 17 Desember 2019 17:25 WIB
Peluncuran QR Code Kotak Infak Nahdlatul Ulama (Koin NU) bersama GoPay di Jakarta, Selasa (17/12/2019).(ANTARA/Anom Prihantoro)
Jakarta (ANTARA) - Lembaga filantropi NU Care-LAZIZNU bermitra dengan penyedia layanan keuangan digital GoPay lewat peluncuran kode batang standar Indonesia (QRIS) untuk Koin NU sehingga semakin memudahkan warga Nahdlatul Ulama dalam menyumbangkan donasi.
"Kami terus mendorong inovasi kemudahan zakat, infak dan sedekah melalui berbagai cara, termasuk kanal digital," kata Ketua NU Care-LAZISNU, Achmad Sudrajat, pada acara peluncuran QR Code Koin NU di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan NU Care sudah memiliki program Kotak Infak (Koin) NU yang mengumpulkan donasi melalui saluran konvensional. Kini lewat kerja sama tersebut membuat sumbangan digital lebih mudah karena sudah ada QR Code khusus Koin NU.
Menurut dia, donasi nontunai melalui kode batang GoPay memudahkan warga NU berdonasi dibanding sebelumnya.
"Kami berharap kerja sama ini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berdonasi yang kemudian kami daya gunakan secara amanah dan profesional untuk pemberdayaan umat," katanya.
Head of Corporate Communication GoPay, Winny Triswandhani, mengatakan donasi melalui digital dari NU Care terus meningkat sampai empat kali lipat sejak diluncurkan pertama pada 2018.
"Kami berharap sengan adanya QRIS di Koin NU, donasi yang diterima bisa terus meningkat sehingga dampak sosialnya bisa berlipat untuk umat," katanya.
QRIS sendiri merupakan standar penggunaan kode batang yang dirilis Bank Indonesia untuk kemudahan dalam pembayaran karena sistemnya yang lebih universal dibanding sebelumnya.
Lewat QRIS, pengguna mudah bertransaksi dengan berbagai aplikasi hanya menggunakan satu kode batang sehingga tidak membingungkan dengan berbagai pilihan QR yang ada selama ini.
"Kami terus mendorong inovasi kemudahan zakat, infak dan sedekah melalui berbagai cara, termasuk kanal digital," kata Ketua NU Care-LAZISNU, Achmad Sudrajat, pada acara peluncuran QR Code Koin NU di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan NU Care sudah memiliki program Kotak Infak (Koin) NU yang mengumpulkan donasi melalui saluran konvensional. Kini lewat kerja sama tersebut membuat sumbangan digital lebih mudah karena sudah ada QR Code khusus Koin NU.
Menurut dia, donasi nontunai melalui kode batang GoPay memudahkan warga NU berdonasi dibanding sebelumnya.
"Kami berharap kerja sama ini mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berdonasi yang kemudian kami daya gunakan secara amanah dan profesional untuk pemberdayaan umat," katanya.
Head of Corporate Communication GoPay, Winny Triswandhani, mengatakan donasi melalui digital dari NU Care terus meningkat sampai empat kali lipat sejak diluncurkan pertama pada 2018.
"Kami berharap sengan adanya QRIS di Koin NU, donasi yang diterima bisa terus meningkat sehingga dampak sosialnya bisa berlipat untuk umat," katanya.
QRIS sendiri merupakan standar penggunaan kode batang yang dirilis Bank Indonesia untuk kemudahan dalam pembayaran karena sistemnya yang lebih universal dibanding sebelumnya.
Lewat QRIS, pengguna mudah bertransaksi dengan berbagai aplikasi hanya menggunakan satu kode batang sehingga tidak membingungkan dengan berbagai pilihan QR yang ada selama ini.
Pewarta : Anom Prihantoro
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Fokus kembangkan pilar sosial, CSR Posyandu Home Care Elnusa Petrofinraih penghargaan gold di ajang TJSLdan CSRAward 2024
01 August 2024 15:36 WIB, 2024
Tangis Haru Janda Pejuang Kelistrikan Saat Program Srikandi Care Hadir
08 November 2023 14:36 WIB, 2023
Elnusa Petrofin luncurkan program dan kader CSR Posyandu home care di Banjarmasin
21 March 2023 8:12 WIB, 2023
USK luncurkan serum antipenuaan dari minyak nilam untuk produk skin care
01 December 2022 6:17 WIB, 2022
Revolusi Mental Remaja Bukik Sileh Cegah Stunting Lewat Aplikasi Premaritalcare
17 October 2021 6:30 WIB, 2021