Payakumbuh, (ANTARA) - Lomba Badulang atau jamba antar Bundo Kanduang se- Nagari Aur Kuning, Payakumbuh, Sumatera Barat memeriahkan gelaran Payakumbuh Botuang Festival Ke-3 yang telah dibuka secara resmi Sabtu (7/12).

Ketua Bundo Kandung Aur Kuning Hendriwati di Payakumbuh, Sabtu mengatakan puluhan jamba yang dibawa tersebut berisi aneka makanan.

“Ada sebanyak 25 dulang atau jamba yang ikut berpartisipasi dalam lomba badulang ini. Mereka berasal dari bundo kanduang setiap suku yang ada di Kanagarian Aur Kuning,” ujar dia.

Ia menyebutkan jamba tersebut akan menjadi hidangan dalam makan bajamba pasca acara pembukaan.

Salah seorang bundo kanduang dari Pasukuan Sikumbang Aur Kuning Zustri mengaku ada tiga jamba yang dibuat pasukuannya dalam lomba tersebut.

“Kami membuat tiga hidangan jamba untuk lomba kali ini. Tapi tujuan bukan semata lomba saja tapi ikut berpartisipasi memeriahkan alek kita ini,” ujar Zustri.

Dikesempatan yang sama, Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh Nirdawati mengatakan selain untuk memeriahkan festival tersebut, lomba badulang juga untuk menjaga tradisi.

“Kita laksanakan ini untuk memacu kreatifitas sekaligus menjaga tradisi budaya lokal kita berupa makan bajamba. Karena bundo kanduang akan membawa jamba juga, kenapa tidak kita lombakan, biar tambah meriah,” kata dia.

Setiap tahunnya Pemkot Payakumbuh terus berupaya mengemas kegiatan tersebut secara apik dengan menghadirkan hiburan yang berkualitas bagi warga Kota Payakumbuh dan sekitarnya.

"Kita inginkan festival kali ini lebih menarik dari Festival Botuang sebelumnya, dan kita juga akan hadirkan pelaku seni dari luar daerah," sebutnya.

Sebelum pelaksanaan iven ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan pakar-pakar seni yang ada di Kota Randang itu.

"Dengan hadirnya hiburan yang berkualitas nantinya kita harapkan akan banyak pengunjung yang menyaksikan baik dari dalam maupun luar daerah," ujarnya. 


Pewarta : Akmal Saputra
Editor : Mario Sofia Nasution
Copyright © ANTARA 2024