Target Menteri PUPR, anggaran harus terserap Rp20 triliun sebulan
Selasa, 5 November 2019 13:36 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat menyampaikan keterangan di Jakarta, Selasa (5/11/2019). ANTARA/Aji Cakti
Jakarta, (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menargetkan dalam satu bulan ini kementeriannya harus bisa menyerap anggaran sebesar Rp20 triliun.
"Kita monitor dalam satu bulan ini harus menyerap Rp20 triliun," ujar Menteri Basuki di Jakarta, Selasa.
Dia juga menepis bahwa anggaran PUPR yang baru terserap mencapai 60 persen, bukan di bawah 50 persen sebagaimana diberitakan sebelumnya.
Terkait penyerapan anggaran Kementerian PUPR yang mencapai 60 persen tersebut, Menteri Basuki telah mengumpulkan seluruh direktur jenderal dan menyampaikan bahwa seluruh status proyek pembangunan telah berstatus kontrak sehingga pengerjaannya siap untuk dijalankan.
"(Kita) mempercepat pekerjaan, karena semua (proyek) sudah kontrak," katanya usai menghadiri acara pengukuhan profesor riset di lingkungan Kementerian PUPR.
Menteri PUPR mengakui bahwa kecepatan penyerapan anggaran yang lambat tersebut diakibatkan oleh adanya perubahan organisasi, di mana seluruh proses pelelangan proyek disatukan dalam satu balai.
"Waktu itu terjadi perubahan organisasi di awal yang mana dulunya lelang digelar oleh masing-masing direktorat, kemudian disatukan dalam satu balai supaya standarisasinya lebih jelas. Perubahan organisasi ini menyebabkan kecepatan penyerapan anggaran berkurang, namun saat ini semua status proyek pembangunan yang dilelang sudah dalam status kontrak semuanya," ujar Menteri Basuki.
Menteri PUPR sendiri menargetkan penyerapan anggaran kementeriannya sampai dengan akhir tahun 2019 sekitar 90 persen.
Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa penyerapan anggaran di Kementerian PUPR berada di bawah 50 persen hingga akhir September 2019.
Minimnya penyerapan anggaran di Kementerian PUPR dikarenakan proyek pembangunan yang memang dikerjakan secara berlanjut dari tahun ke tahun.
Kementerian PUPR sendiri mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp110,7 triliun dalam APBN 2019. Sedangkan dalam APBN 2020, Kementerian PUPR mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp120,2 triliun. (*)
"Kita monitor dalam satu bulan ini harus menyerap Rp20 triliun," ujar Menteri Basuki di Jakarta, Selasa.
Dia juga menepis bahwa anggaran PUPR yang baru terserap mencapai 60 persen, bukan di bawah 50 persen sebagaimana diberitakan sebelumnya.
Terkait penyerapan anggaran Kementerian PUPR yang mencapai 60 persen tersebut, Menteri Basuki telah mengumpulkan seluruh direktur jenderal dan menyampaikan bahwa seluruh status proyek pembangunan telah berstatus kontrak sehingga pengerjaannya siap untuk dijalankan.
"(Kita) mempercepat pekerjaan, karena semua (proyek) sudah kontrak," katanya usai menghadiri acara pengukuhan profesor riset di lingkungan Kementerian PUPR.
Menteri PUPR mengakui bahwa kecepatan penyerapan anggaran yang lambat tersebut diakibatkan oleh adanya perubahan organisasi, di mana seluruh proses pelelangan proyek disatukan dalam satu balai.
"Waktu itu terjadi perubahan organisasi di awal yang mana dulunya lelang digelar oleh masing-masing direktorat, kemudian disatukan dalam satu balai supaya standarisasinya lebih jelas. Perubahan organisasi ini menyebabkan kecepatan penyerapan anggaran berkurang, namun saat ini semua status proyek pembangunan yang dilelang sudah dalam status kontrak semuanya," ujar Menteri Basuki.
Menteri PUPR sendiri menargetkan penyerapan anggaran kementeriannya sampai dengan akhir tahun 2019 sekitar 90 persen.
Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa penyerapan anggaran di Kementerian PUPR berada di bawah 50 persen hingga akhir September 2019.
Minimnya penyerapan anggaran di Kementerian PUPR dikarenakan proyek pembangunan yang memang dikerjakan secara berlanjut dari tahun ke tahun.
Kementerian PUPR sendiri mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp110,7 triliun dalam APBN 2019. Sedangkan dalam APBN 2020, Kementerian PUPR mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp120,2 triliun. (*)
Pewarta : Aji Cakti
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Padang dukung penuh langkah pemerintah pusat untuk percepatan normalisasi sungai pascabencana
29 January 2026 19:15 WIB
Banjir bandang Silaing Bawah, Pemkot Padang Panjang fokus cari korban dan bersihkan akses jalan
27 November 2025 23:15 WIB
Wako Fadly Amran tinjau langsung pengerjaan rehabilitasi saluran drainase di Kelurahan Padang Pasir
08 October 2025 12:50 WIB
Pemkot Bukittinggi sepakati tatanan kota terintegrasi dengan Kementerian PUPR
22 August 2025 14:11 WIB
Kementerian PUPR dukung pembangunan infrastruktur air di Kota Solok
16 February 2025 16:34 WIB, 2025
Peringati Hari Bakti ke-79 PU, Pj Wako Pimpin Apel Dinas PUPR Kota Padang
03 December 2024 11:11 WIB, 2024
Dukung Percepatan Pembangunan Perumahan, PT Semen Padang Raih Penghargaan dari Kementerian PUPR
14 October 2024 15:29 WIB, 2024
Muslim, Kadis PUPR Payakumbuh Gagas Proyek Perubahan Strategi Pasti Pas
11 October 2024 15:31 WIB, 2024