Jakarta (ANTARA) - Pendiri Maarif Institute Ahmad Syafii Maarif atau Buya Safii meminta agar Presiden Joko Widodo memilih tokoh yang ahli dalam pendidikan untuk menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) pada periode mendatang.
"Orang yang paham pendidikan yang menempati posisi itu, saya tidak bisa menyebut nama, tapi mengerti pendidikan dan luwes atau pandai bergaul," ujar Buya Syafii usai menghadiri seminar dan peluncuran buku pengayaan pengawas sekolah di Jakarta, Rabu.
Dia menambahkan ada beberapa bidang yang harus diperhatikan oleh Mendikbud periode berikutnya, yakni pembentukan karakter siswa.
Aspek afektif, kata dia, kurang mendapatkan perhatian saat ini, karena lebih pada kognitif.
"Otak diisi, tapi jantung tidak diisi.Ini yang harus diperhatikan menteri berikutnya," kata dia.
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu, juga menambahkan pihaknya menyerahkan semua keputusan pada Presiden Jokowi.
Meski demikian, ia berharap perlu mendapatkan perhatian karena Muhammadiyah telah bergelut dengan pendidikan selama lebih dari satu abad,
Sejumlah pos kementerian, dinilai layak untuk ditempati kader Muhammadiyah, seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Sosial, maupun Kementerian Kesehatan.
Saat ditanya, apakah dia mengajukan kader untuk ditempatkan sebagai menteri, Buya Syafii menjawab tidak ada kader yang diajukan.
Namun, dia hanya meminta untuk mempertimbangkannya.
Buya Syafii: Mendikbud harus dijabat tokoh yang paham pendidikan
Rabu, 9 Oktober 2019 17:43 WIB
Pendiri Maarif Institute Buya Syafii Maarif (ANTARA/Indriani)
Pewarta : Indriani
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menghadirkan JKN Lebih Dekat, Kader JKN Jadi Wajah BPJS Kesehatan di Lapangan
10 November 2025 16:58 WIB
Pelatihan manajemen stres dan pengelolaan emosi bekali 42 kader Posyandu remaja di Kelurahan Andalas
26 October 2025 23:14 WIB
Musda VI, PKS Bukittinggi perkuat kader calon pelayan dan pemimpin masyarakat
06 September 2025 15:29 WIB