Saham-saham Wall Street jatuh akibat seringnya serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi
Selasa, 17 September 2019 7:03 WIB
Indeks Komposit Nasdaq. ANTARA/REUTERS/Keith Bedford
New York, (ANTARA) - Saham-saham di Wall Street sebagian besar jatuh pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena sentimen pasar dipengaruhi oleh serangan pesawat tanpa awak terhadap fasilitas minyak di Arab Saudi selama akhir pekan.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 142,70 poin atau 0,52 persen, menjadi ditutup di 27.076,82 poin. Indeks S&P 500 berkurang 9,43 poin atau 0,31 persen, menjadi berakhir di 2.997,96 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 23,17 poin atau 0,28 persen lebih rendah, menjadi 8.153,54 poin.
Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih rendah, dengan sektor material dan consumer discretionary masing-masing turun 1,63 persen dan 1,31 persen, memimpin kerugian. Namun sektor energi, melonjak 3,29 persen, mengungguli sektor sisanya.
Harga minyak naik secara signifikan pada perdagangan Senin (16/9/2019) karena serangan akhir pekan lalu di ladang minyak Saudi menyebabkan gangguan produksi minyak di wilayah tersebut, yang juga meningkatkan kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
Bahkan lonjakan sementara harga minyak dapat mengganggu, terutama pada saat ekonomi global sudah menunjukkan kelemahan dari penyebab lain, catat beberapa ahli.
Saham General Motors ditutup jatuh 4,25 persen di tengah pemogokan setelah negosiasi kontrak antara pembuat mobil dan Serikat Pekerja Otomotif (United Auto Workers) gagal mencapai kesepakatan.
Sementara itu, Wall Street sedang menunggu pengumuman terbaru Federal Reserve AS tentang suku bunga, yang dijadwalkan pada Rabu sore (18/9/2019) waktu setempat. (*)
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 142,70 poin atau 0,52 persen, menjadi ditutup di 27.076,82 poin. Indeks S&P 500 berkurang 9,43 poin atau 0,31 persen, menjadi berakhir di 2.997,96 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 23,17 poin atau 0,28 persen lebih rendah, menjadi 8.153,54 poin.
Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih rendah, dengan sektor material dan consumer discretionary masing-masing turun 1,63 persen dan 1,31 persen, memimpin kerugian. Namun sektor energi, melonjak 3,29 persen, mengungguli sektor sisanya.
Harga minyak naik secara signifikan pada perdagangan Senin (16/9/2019) karena serangan akhir pekan lalu di ladang minyak Saudi menyebabkan gangguan produksi minyak di wilayah tersebut, yang juga meningkatkan kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
Bahkan lonjakan sementara harga minyak dapat mengganggu, terutama pada saat ekonomi global sudah menunjukkan kelemahan dari penyebab lain, catat beberapa ahli.
Saham General Motors ditutup jatuh 4,25 persen di tengah pemogokan setelah negosiasi kontrak antara pembuat mobil dan Serikat Pekerja Otomotif (United Auto Workers) gagal mencapai kesepakatan.
Sementara itu, Wall Street sedang menunggu pengumuman terbaru Federal Reserve AS tentang suku bunga, yang dijadwalkan pada Rabu sore (18/9/2019) waktu setempat. (*)
Pewarta : Apep Suhendar
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
IHSG diprediksi lanjutkan pelemahan, pasar tunggu negosiasi RI-Amerika Serikat
09 April 2025 9:18 WIB, 2025
Saham Wall Street ditutup lebih tinggi, Dow bukukan kenaikan hari kedelapan
20 July 2023 7:41 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Sabtu pagi berakhir turun tajam tertekan kecemasan penularan bank
18 March 2023 6:47 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Selasa pagi sebagian besar turun terseret saham bank, Nasdaq menguat
14 March 2023 7:09 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Kamis pagi beragam, investor bidik data pekerjaan mendatang
09 March 2023 7:11 WIB, 2023
Saham-saham Wall St Rabu pagi anjlok imbas Powell isyaratkan kenaikan suku bunga lebih tajam
08 March 2023 6:28 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Selasa pagi ditutup beragam jelang kesaksian Powell, laporan pekerjaan
07 March 2023 6:34 WIB, 2023
Saham-saham Wall Street Jumat pagi menetap lebih tinggi setelah imbal hasil obligasi melemah
03 March 2023 6:20 WIB, 2023
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Senin (11/05/2026) pagi ini harga emas Antam turun Rp20.000 jadi Rp2,819 juta/gr
11 May 2026 9:53 WIB