Lagi penemuan Bunga Raflesia Arnoldi di Agam, seperti apa?
Selasa, 10 September 2019 19:27 WIB
Dua knop bunga Rafflesia Arnoldi yang tumbuh di lahan warga Sitingkai, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Selasa (10/9). (Antara/istimewa)
Lubukbasung, (ANTARA) - Warga Sitingkai, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) menemukan dua knop bunga Rafflesia di sekitar perkebunan tidak jauh dari permukiman pada Senin (9/9).
Salah seorang warga Palupuh, Heru Nofrianda (26) di Lubukbasung, Selasa, mengatakan dua knop itu ditemukan warga saat hendak pergi ke kebun miliknya.
"Dua knop itu tumbuh di dekat permukiman warga dan beberapa tahun lalu bunga rafflesia juga pernah tumbuh di lokasi itu," katanya.
Atas temuan itu, warga langsung memberitahukan ke pemerintah nagari, dan dilanjutkan ke BKSDA Resor Bukittinggi.
"Kita sudah memberitahu ke pemerintah nagari dan BKSDA. Kami akan menjaga sampai mekar nantinya," katanya.
Baca juga: BKSDA Sumbar temukan populasi Raflesia di Sigantang Pasaman Barat
Baca juga: Sebaran baru bunga rafflesia, kini ditemukan di pinggir Danau Maninjau
Baca juga: Tiga Hari Kedepan, Dua Raflesia Mekar di Agam
Kepala BKSDA Resor Bukittinggi, Vera Ciko mengatakan dua knop ini akan mekar sempurna beberapa minggu ke depan, karena sudah berwarna merah dan kelopak sudah mulai terbuka.
"Diperkirakan bunga Rafflesia Arnoldi ini akan mekar sempurna dalam bulan ini," katanya.
Untuk itu, pihaknya mengimbau warga menjaga bunga itu secara bersama-sama dan tidak merusak bunga langka itu.
"Bunga ini dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya," katanya.
Ia mengakui, Palupuh merupakan habitat dari bunga langka tersebut dan hampir setiap bulan mekar sempurna.
Sebelumnya warga juga menemukan bunga itu di Sitingkai, Koto Rantang dan lainnya.
"Bunga itu tumbuh di lahan perkebunan warga, hutan lindung dan cagar alam," katanya.
Baca juga: Bunga Raflesia jenis tuan mudae ditemukan mekar di cagar alam Maninjau (Video)
Baca juga: Bunga raflesia jenis R Arnoldii ditemukan mekar di Rimbo Kapau Agam
Salah seorang warga Palupuh, Heru Nofrianda (26) di Lubukbasung, Selasa, mengatakan dua knop itu ditemukan warga saat hendak pergi ke kebun miliknya.
"Dua knop itu tumbuh di dekat permukiman warga dan beberapa tahun lalu bunga rafflesia juga pernah tumbuh di lokasi itu," katanya.
Atas temuan itu, warga langsung memberitahukan ke pemerintah nagari, dan dilanjutkan ke BKSDA Resor Bukittinggi.
"Kita sudah memberitahu ke pemerintah nagari dan BKSDA. Kami akan menjaga sampai mekar nantinya," katanya.
Baca juga: BKSDA Sumbar temukan populasi Raflesia di Sigantang Pasaman Barat
Baca juga: Sebaran baru bunga rafflesia, kini ditemukan di pinggir Danau Maninjau
Baca juga: Tiga Hari Kedepan, Dua Raflesia Mekar di Agam
Kepala BKSDA Resor Bukittinggi, Vera Ciko mengatakan dua knop ini akan mekar sempurna beberapa minggu ke depan, karena sudah berwarna merah dan kelopak sudah mulai terbuka.
"Diperkirakan bunga Rafflesia Arnoldi ini akan mekar sempurna dalam bulan ini," katanya.
Untuk itu, pihaknya mengimbau warga menjaga bunga itu secara bersama-sama dan tidak merusak bunga langka itu.
"Bunga ini dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya," katanya.
Ia mengakui, Palupuh merupakan habitat dari bunga langka tersebut dan hampir setiap bulan mekar sempurna.
Sebelumnya warga juga menemukan bunga itu di Sitingkai, Koto Rantang dan lainnya.
"Bunga itu tumbuh di lahan perkebunan warga, hutan lindung dan cagar alam," katanya.
Baca juga: Bunga Raflesia jenis tuan mudae ditemukan mekar di cagar alam Maninjau (Video)
Baca juga: Bunga raflesia jenis R Arnoldii ditemukan mekar di Rimbo Kapau Agam
Pewarta : Yusrizal
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menikmati Ngarai Sianok terkini , susuri juga Kelok 44 hingga Danau Maninjau
21 September 2025 20:00 WIB
Terkait kondisi terkini, melalui video conference Wawako Suryadi Nurdal dengarkan arahan Mendagri
30 August 2025 15:37 WIB
Terpopuler, pagar laut di Bekasi hingga Shin Tae-yong Football Academy
15 January 2025 9:00 WIB, 2025