Mendukung, ini harapan Susy Susanti atas pemindahan ibu kota
Selasa, 27 Agustus 2019 6:33 WIB
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti (Antara/Cornea Khairany)
Jakarta (ANTARA) - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti juga ikut memberikan komentar terkait dengan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke dua kota di Kalimantan Timur seperti yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo.
Peraih emas pertama bulu tangkis untuk Indonesia di Olimpiade itu saat dikonfirmasi oleh ANTARA, Selasa menilai pemindahan ibu kota tidak masalah. Namun, diharapkan juga didukung dengan pembangunan sarana dan prasarana olahraga.
"Saya mah di mana saja asal Indonesia. Pelatnas pindah juga gak papa. Apalagi kalau fasilitasnya bagus. Apalagi kalau dibikinin," kata Susy Susanti.
Selama ini pelatnas bulu tangkis dilakukan di Cipayung Jakarta Timur. Kawah candradimuka atlet ini sudah ada sejak 1992 yang pembangunannya diprakrasai oleh Ketua Umum PB PBSI saat itu Try Sutrisno.
Baca juga: Hasil survei pindah ibu kota, 39,8 persen tidak setuju
Banyak atlet dari seluruh Indonesia yang digembleng dan sukses mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Hanya saja, lokasi pelatnas itu belum mengalami perubahan yang signifikan sejak dibangun. Akses menuju lokasi kawah candradimuka itu cukup sempit dan sekelilingnya sudah padat penduduk.
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo memutuskan kawasan Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, sebagai kawasan ibu kota baru pemerintahan.
Baca juga: Menkominfo: akan ada Palapa Ring khusus Kalimantan
"Menyimpulkan ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kertanegara," kata Jokowi dalam jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8).
Presiden mengatakan bahwa pemerintah telah mengkaji sejumlah calon kawasan ibu kota di Pulau Kalimantan dan dipilihnya Kalimantan Timur karena memenuhi sejumlah kriteria kebutuhan kawasan ibu kota, yaitu risiko bencana yang minim, memiliki lokasi strategis di tengah-tengah Indonesia, dan ketiga berdekatan dengan wilayah perkotaan yang sudah berkembang, Balikpapan dan Samarinda.
Keempat, lanjut Presiden Jokowi, memiliki infrastruktur lengkap dan tersedia lahan yang dikuasai pemerintah seluas 180.000 hektare.
Baca juga: DPR dukung pemerintah tetapkan ibu kota baru di Kaltim
Peraih emas pertama bulu tangkis untuk Indonesia di Olimpiade itu saat dikonfirmasi oleh ANTARA, Selasa menilai pemindahan ibu kota tidak masalah. Namun, diharapkan juga didukung dengan pembangunan sarana dan prasarana olahraga.
"Saya mah di mana saja asal Indonesia. Pelatnas pindah juga gak papa. Apalagi kalau fasilitasnya bagus. Apalagi kalau dibikinin," kata Susy Susanti.
Selama ini pelatnas bulu tangkis dilakukan di Cipayung Jakarta Timur. Kawah candradimuka atlet ini sudah ada sejak 1992 yang pembangunannya diprakrasai oleh Ketua Umum PB PBSI saat itu Try Sutrisno.
Baca juga: Hasil survei pindah ibu kota, 39,8 persen tidak setuju
Banyak atlet dari seluruh Indonesia yang digembleng dan sukses mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Hanya saja, lokasi pelatnas itu belum mengalami perubahan yang signifikan sejak dibangun. Akses menuju lokasi kawah candradimuka itu cukup sempit dan sekelilingnya sudah padat penduduk.
Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo memutuskan kawasan Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, sebagai kawasan ibu kota baru pemerintahan.
Baca juga: Menkominfo: akan ada Palapa Ring khusus Kalimantan
"Menyimpulkan ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kertanegara," kata Jokowi dalam jumpa pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (26/8).
Presiden mengatakan bahwa pemerintah telah mengkaji sejumlah calon kawasan ibu kota di Pulau Kalimantan dan dipilihnya Kalimantan Timur karena memenuhi sejumlah kriteria kebutuhan kawasan ibu kota, yaitu risiko bencana yang minim, memiliki lokasi strategis di tengah-tengah Indonesia, dan ketiga berdekatan dengan wilayah perkotaan yang sudah berkembang, Balikpapan dan Samarinda.
Keempat, lanjut Presiden Jokowi, memiliki infrastruktur lengkap dan tersedia lahan yang dikuasai pemerintah seluas 180.000 hektare.
Baca juga: DPR dukung pemerintah tetapkan ibu kota baru di Kaltim
Pewarta : Bayu Kuncahyo/Fitri Supratiwi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kalah kualitas, Susi Susanti: Indonesia sulit bersaing di tunggal putri dunia
25 April 2022 4:42 WIB, 2022
Warga Alahan Panjang berhasil kumpulkan dana Rp60 juta untuk bedah rumah Susanti
11 June 2020 19:17 WIB, 2020
Merasa prihatin, warga Alahan Panjang galang dana untuk biaya bedah rumah Susanti
13 May 2020 14:21 WIB, 2020
Aries Susanti Rahayu, pemecah rekor panjat tebing dan perayaan prestasi perempuan
09 November 2019 6:50 WIB, 2019
Polisi tahan dua tersangka kasus asrama mahasiswa Papua di Surabaya
03 September 2019 14:55 WIB, 2019
Papua Terkini - Usai diperiksa, Tri Susanti ditahan satu kali 24 jam
03 September 2019 7:19 WIB, 2019
Rebut gelar juara dunia di Swiss, Ahsan/Hendra kini incar tiket Olimpiade
28 August 2019 6:06 WIB, 2019
Kata Susy Susanti tiga sektor ini akan jadi andalan di Blibli Indonesia Open 2019
14 June 2019 6:13 WIB, 2019