Selesai melontar jumrah, separuh jamaah haji Indonesia segera tinggalkan tenda Mina
Selasa, 13 Agustus 2019 6:57 WIB
Lebih dari separuh jamaah Indonesia segera tinggalkan tenda Mina (Hanni Sofia)
Mekkah, (ANTARA) - Lebih dari separuh jamaah haji Indonesia segera meninggalkan tenda-tenda di Mina setelah mereka mabit (bermalam) dan selesai melontar jumrah.
Kepala Satuan Tugas Mina Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 Akhmad Djauhari di Mina, Senin, mengatakan pada Selasa (13/8) merupakan hari terakhir mereka di Mina bagi jamaah yang melakukan nafar awal.
“Biasanya mereka akan melakukan lontar jumrah dengan keberangkatan mulai jam 12 malam. Yang melakukan Nafar Awal menurut pengajuan ada lebih 120 ribu jamaah, secara persentase 57 persen jamaah mendaftarkan mengambil Nafar Awal. Kemungkinan pada 12 Zulhijah yang masih di Mina sekitar 92 ribu anggota jamaah,” katanya.
Sedangkan untuk pergerakan ke Mekkah bagi jamaah akan menggunakan bus naqobah seperti saat pendorongan dari Mekkah ke Arafah dengan jumlah 21 bus tiap maktab.
Ia mengimbau jamaah untuk tetap menjaga kondisi tubuh agar tetap dalam keadaan fit.
“Ketika aktivitas di luar apalagi ruangan terbuka maka sebaiknya bawa bekal air minum. Jika air sudah habis, di sepanjang perjalanan banyak tersedia fasilitas yang memberikan air minum yang secara kesehatan sudah layak konsumsi,” katanya.
Pihaknya selalu mengimbau botol air minum jangan dibuang karena bisa digunakan mengambil air minum di perjalanan.
Gunakan alat pelindung diri termasuk payung, masker, dan kacamata hitam terlebih siang hari karena cukup panas,” katanya.
Pergerakan jamaah Nafar Awal tercatat mulai jam 7 pagi dan mereka akan diangkut mulai pergerakan menuju Mekkah atau hotel dimana mereka menetap.
“Biasanya jam 5 sore sudah close karena persyaratan Nafar Awal sebelum terbenam matahari sudah harus meninggalkan Mina. Kalau setelah matahari tenggelam masih di Mina, berarti harus melanjutkan mabit dan mengambil Nafar Tsani,” katanya. (*)
Kepala Satuan Tugas Mina Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019 Akhmad Djauhari di Mina, Senin, mengatakan pada Selasa (13/8) merupakan hari terakhir mereka di Mina bagi jamaah yang melakukan nafar awal.
“Biasanya mereka akan melakukan lontar jumrah dengan keberangkatan mulai jam 12 malam. Yang melakukan Nafar Awal menurut pengajuan ada lebih 120 ribu jamaah, secara persentase 57 persen jamaah mendaftarkan mengambil Nafar Awal. Kemungkinan pada 12 Zulhijah yang masih di Mina sekitar 92 ribu anggota jamaah,” katanya.
Sedangkan untuk pergerakan ke Mekkah bagi jamaah akan menggunakan bus naqobah seperti saat pendorongan dari Mekkah ke Arafah dengan jumlah 21 bus tiap maktab.
Ia mengimbau jamaah untuk tetap menjaga kondisi tubuh agar tetap dalam keadaan fit.
“Ketika aktivitas di luar apalagi ruangan terbuka maka sebaiknya bawa bekal air minum. Jika air sudah habis, di sepanjang perjalanan banyak tersedia fasilitas yang memberikan air minum yang secara kesehatan sudah layak konsumsi,” katanya.
Pihaknya selalu mengimbau botol air minum jangan dibuang karena bisa digunakan mengambil air minum di perjalanan.
Gunakan alat pelindung diri termasuk payung, masker, dan kacamata hitam terlebih siang hari karena cukup panas,” katanya.
Pergerakan jamaah Nafar Awal tercatat mulai jam 7 pagi dan mereka akan diangkut mulai pergerakan menuju Mekkah atau hotel dimana mereka menetap.
“Biasanya jam 5 sore sudah close karena persyaratan Nafar Awal sebelum terbenam matahari sudah harus meninggalkan Mina. Kalau setelah matahari tenggelam masih di Mina, berarti harus melanjutkan mabit dan mengambil Nafar Tsani,” katanya. (*)
Pewarta : Hanni Sofia
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah siapkan skema pengembalian dana apabila pelaksanaan haji 2020 dibatalkan
17 April 2020 12:11 WIB, 2020
Masih ada 127 jamaah haji Indonesia dirawat di Arab Saudi karena sakit
11 September 2019 6:37 WIB, 2019
Jamaah haji diimbau istirahat cukup karena perjalanan pulang lebih berat
31 August 2019 5:36 WIB, 2019
Coretan situs bersejarah di Tanah Suci, ada tulisan nama khas Indonesia
28 August 2019 19:51 WIB, 2019
Jamaah Haji Dharmasraya pulang 30 Agustus, seperti ini rencana penyambutannya
28 August 2019 11:01 WIB, 2019
Meski jamaah telah mulai kembali ke Tanah Air, Pos-pos layanan tetap disiagakan di Masjidil Haram dan Nabawi
22 August 2019 19:26 WIB, 2019