Padang (ANTARA) - PT. PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat menyampaikan surplus daya listrik akan bertambah lagi pada pertengahan Agustus dan Oktober 2019, seiring selesainya tol listrik Sumatra dan beroperasinya pembangkit panas bumi Muaro Labuh.

"Selesai tol listrik Sumatra dan beroperasi pembangkit Muaro Labuh, Solok Selatan, maka keuntungan lagi bagi Sumbar, karena cadangan daya  akan melebihi 200 Mega Watt," kata Pelaksana Tugas General Manager (GM) PLN UIN Sumbar Dispriansyah di Padang, Kamis.

Hal ini disampaikannya dalam pertemuan kegiatan Prime Customer Gathering 'Urusan Listrik, PLN Saja!, yang dihadiri para pelaku industri di Sumatera Barat.

Ia menjelaskan, saat ini surplus atau cadangan daya listrik di Sumbar mencapai 200 MW dan beban puncak 60 MW.

Artinya dengan kondisi surplus itu menunjukkan PLN siap untuk mendukung pasokan listrik bagi industri tumbuh di Sumbar.

"Kepada pelaku industri dan calon investor tak perlu ragu dan khawatir menanamkan modal di Sumbar. Selain pasokan listrik dan PLN jamin keandalan," katanya. Peserta Prime Customer Gathering 'Urusan Listrik, PLN Saja!, yang dihadiri para pelaku industri di Sumatera Barat, di Padang, Kamis. (Ist)
Jika pada tiga atau empat tahun lalu memang masih terjadi devisit daya, ungkapnya. Namun sejak setahun terakhir, umum di wilayah Sumatra sudah melebihi dan Sumbar jauh lebih baik.

Ia mengajak peluang ini harus dimanfaatkan bagi kalangan industri dan PLN UIW Sumbar juga memberi program promosi intensif produktif 30 persen + 5 persen diluar beban puncak.

Program promosi ini bisa dapat bagi pelaku industri untuk meningkatkan produksi, artinya pemakaian pukul 23.00 Wib hingga 03.00 Wib.

"Selain pasokan melimpah dan program-program promosi, juga terus berupaya perbaikan, kualitas dan kemudahan layanan," ujarnya.

Bentuk peningkatan kualitas itu, tambah dia, sepertu pemasangan delapan sampai 10 travo dengan kapasitas hampir 400 MVA.

"Disisi keandalan kapasitas travo sangat siap untuk mendukung industri tumbuh di Sumbar. Ada pula enam Gardu Induk akan beroperasi di wilayah itu," ungkapnya. Gubernur Sumbar diwakili staf ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi Muhammad Yani memberi sambutan pada acara Prime Customer Gathering 'Urusan Listrik, PLN Saja!, yang dihadiri para pelaku industri di Sumatera Barat, di Padang, Kamis. (Ist) Gubernur Sumbar diwakili staf ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi Muhammad Yani menyampaikan  Pemerintah Provinsi Sumbar mendukung dan apresiasi program promosi yang dilakukan PLN, sehingga dapat dimanfaatkan kalangan industri.

Upaya terobosan oleh Managemen PLN UIW Sumbar, menurut dia, bagian dari upaya mendorong tumbuhnya industri di daerah ini.

"Kini tinggal para investor dan pelaku industri, tak perlu khawatir karena urusan listrik silahkan, PLN Saja," katanya.

Terkait, penting mendorong industri-industri tumbuh, salah satu pendorong perekonomian Sumbar, tambahnya.

Pewarta : Anton
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2024