Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia turun
Senin, 15 Juli 2019 14:23 WIB
Badan Pusat Statistik
Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia yang diukur oleh Gini Ratio pada Maret 2019 turun 0,02 poin menjadi 0,382 dari 0,384 pada September 2018.
"Angkanya juga menunjukkan penurunan 0,007 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2018 yang sebesar 0,389," kata Kepala BPS Suharyanto saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Senin.
Secara nasional, nilai Gini Ratio selama periode 2012 hingga September 2014 mengalami fluktuasi, namun mulai Maret 2015 hingga Maret 2019 angkanya terus menurun.
Menurut Suhariyanto, kondisi ini menunjukkan bahwa selama periode Maret 2015-Maret 2019 terjadi perbaikan pemerataan pengeluaran di Indonesia.
Pada Maret 2019, tiga provinsi yang mempunyai Gini Ratio tertinggi tercatat di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (0,423), Gorontalo (0,407), dan Jawa Barat (0,402).
Sedangkan, provinsi yang memiliki Gini Ratio terendah adalah Bangka Belitung, yakni sebesar 0,269.
Suhariyanto menambahkan perubahan tingkat ketimpangan penduduk sangat dipengaruhi oleh besarnya variasi perubahan pengeluaran antarkelompok penduduk.
Apabila perubahan pengeluaran penduduk kelompok bawah lebih cepat dibandingkan dengan penduduk kelompok atas maupun menengah, maka ketimpangan pengeluaran akan membaik.
"Angkanya juga menunjukkan penurunan 0,007 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2018 yang sebesar 0,389," kata Kepala BPS Suharyanto saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Senin.
Secara nasional, nilai Gini Ratio selama periode 2012 hingga September 2014 mengalami fluktuasi, namun mulai Maret 2015 hingga Maret 2019 angkanya terus menurun.
Menurut Suhariyanto, kondisi ini menunjukkan bahwa selama periode Maret 2015-Maret 2019 terjadi perbaikan pemerataan pengeluaran di Indonesia.
Pada Maret 2019, tiga provinsi yang mempunyai Gini Ratio tertinggi tercatat di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (0,423), Gorontalo (0,407), dan Jawa Barat (0,402).
Sedangkan, provinsi yang memiliki Gini Ratio terendah adalah Bangka Belitung, yakni sebesar 0,269.
Suhariyanto menambahkan perubahan tingkat ketimpangan penduduk sangat dipengaruhi oleh besarnya variasi perubahan pengeluaran antarkelompok penduduk.
Apabila perubahan pengeluaran penduduk kelompok bawah lebih cepat dibandingkan dengan penduduk kelompok atas maupun menengah, maka ketimpangan pengeluaran akan membaik.
Pewarta : Sella Panduarsa Gareta
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TP PKK Pusat salurkan 500 paket bantuan ke warga terdampak bencana di Agam
06 February 2026 17:16 WIB
Pengurus Pusat IKA FK Unand 2025-2030 dikukuhkan, "haramkan" ada mahasiswa putus kuliah karena biaya
01 February 2026 19:48 WIB
Sawahlunto Perkuat Kemitraan dengan DJPb Sumbar untuk Antisipasi Dinamika Regulasi Dana Pusat
30 January 2026 9:39 WIB
Pemkot Padang dukung penuh langkah pemerintah pusat untuk percepatan normalisasi sungai pascabencana
29 January 2026 19:15 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB
Harga emas Antam Selasa (10/02/2026) hari ini naik Rp14.000 menjadi Rp2,954 juta/gram
10 February 2026 10:00 WIB
Selasa (10/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,993 juta/gr dan Galeri24 Rp2,979 juta/gr
10 February 2026 9:02 WIB