Avanza dari Padang tercebur ke Laut saat menyeberang dari Bakauheni
Rabu, 19 Juni 2019 8:57 WIB
Suasana KMP Nusa Putera saat mobil Avanza tercebur ke Selat Sunda (Antaralampung.com/Muklasin/SAR ASDP Pelabuhan Merak)
Bandarlampung, (ANTARA) - Satu kendaraan Avanza tercebur ke perairan Selat Sunda dari atas kapal feri KMP Nusa Putera yang bertolak dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan menuju Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (18/6).
Koordinator SAR PT ASDP Pelabuhan Merak, Banten Radmiadi dihubungi Selasa malam, membenarkan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.35 WIB, dimana penumpang asal Kota Padang yang akan pulang ke Kota Tanggerang.
"Iya benar, kronologinya KMP Nusa Putera berlayar dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak, berangkatnya pukul 15.12 WIB dari dermaga enam, setengah jam setelah berlayar kejadian ada mobil penumpang yang jatuh ke laut," kata Radmiadi.
Radmiadi mengaku pertama kali mendengar kabar itu dari penumpang yang berada dalam kapal KMP Nusa Putera. Sehingga untuk memastikannya, pihaknya menghubungi petugas pemantau lalu lintas kapal berlayar (STC) Pelabuhan Merak.
"Dan dibenarkan oleh petugas STC, disebutkan ada kejadian mobil Avanza kecemplung ke laut di sekitar Pulau Prajurit," kata Radmiadi.
Menurut dia, lokasi jatuhnya kendaraan minibus itu berada di laut Selat Sunda wilayah Provinsi Lampung, tepatnya sekitar Pulau Prajurit atau sekitar empat mil dari Pelabuhan Bakauheni.
Mengenai penyebab kejadian itu, dugaan sementara mobil itu bisa jatuh dari dek dua kapal ke laut karena tidak digunakan rem tangan oleh sopirnya.
"Mobilnya maju dan menumbuk reling kapal dan kemudian jatuh ke laut," ujarnya.
Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kata Radmiadi lagi.
Mengenai identias kendaraan disebutkan kendaraan jenis Avanza Warna hitam Plat B 1087 CKB. (*)
Koordinator SAR PT ASDP Pelabuhan Merak, Banten Radmiadi dihubungi Selasa malam, membenarkan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.35 WIB, dimana penumpang asal Kota Padang yang akan pulang ke Kota Tanggerang.
"Iya benar, kronologinya KMP Nusa Putera berlayar dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak, berangkatnya pukul 15.12 WIB dari dermaga enam, setengah jam setelah berlayar kejadian ada mobil penumpang yang jatuh ke laut," kata Radmiadi.
Radmiadi mengaku pertama kali mendengar kabar itu dari penumpang yang berada dalam kapal KMP Nusa Putera. Sehingga untuk memastikannya, pihaknya menghubungi petugas pemantau lalu lintas kapal berlayar (STC) Pelabuhan Merak.
"Dan dibenarkan oleh petugas STC, disebutkan ada kejadian mobil Avanza kecemplung ke laut di sekitar Pulau Prajurit," kata Radmiadi.
Menurut dia, lokasi jatuhnya kendaraan minibus itu berada di laut Selat Sunda wilayah Provinsi Lampung, tepatnya sekitar Pulau Prajurit atau sekitar empat mil dari Pelabuhan Bakauheni.
Mengenai penyebab kejadian itu, dugaan sementara mobil itu bisa jatuh dari dek dua kapal ke laut karena tidak digunakan rem tangan oleh sopirnya.
"Mobilnya maju dan menumbuk reling kapal dan kemudian jatuh ke laut," ujarnya.
Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kata Radmiadi lagi.
Mengenai identias kendaraan disebutkan kendaraan jenis Avanza Warna hitam Plat B 1087 CKB. (*)
Pewarta : Hisar Sitanggang
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Selalu siaga bencana, pakar ingatkan dua zona megathrust paling berbahaya
27 September 2025 13:33 WIB
Festival permainan tradisional edukasi pelajar Sawahlunto hadapi kecanduan gadget
02 September 2025 16:03 WIB
Hikmah dibalik erupsi Gunung Marapi, Peguyuban warga Sunda salurkan bantuan
24 January 2024 8:48 WIB, 2024
BMKG imbau masyarakat waspada potensi hujan lebat hingga panas terik
24 December 2023 7:54 WIB, 2023