Sopir mengantuk, Avanza terobos semak belukar di Jalinteng Sumatera
Sabtu, 1 Juni 2019 10:38 WIB
Sebuah mobil mini bus jenis Avanza warna silver dengan nomor polisi B 2009 TQB mengalami kecelakaan tunggal di jalan lintas tengah Sumatera Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, Sabtu (1/6) (Antara/Rahmat Aizullah/Indra Gultom/19)
Muratara, Sumsel (ANTARA) - Sebuah mobil mini bus jenis Avanza warna silver dengan nomor polisi B 2009 TQB menerobos semak belukar di jalan lintas tengah Sumatera, tepatnya di Desa Maur, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, diduga pengemudinya mengantuk.
Warga setempat yang mengetahui kejadian, Zulkarnain di Musi Rawas Utara (Muratara), Sabtu, mengatakan kecelakaan tunggal itu terjadi Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB saat kondisi arus lalu lintas di jalur mudik tersebut sedang ramai.
"Kondisi lalu lintas memang lagi ramai pemudik, mobil itu cepat sekali, mungkin sopirnya ngantuk berat, terus terkejut langsung ngerem, kemudian sopirnya banting setir dan menerobos semak-semak," cerita Zulkarnain kepada Antara.
Dia menjelaskan lakalantas itu bermula saat mobil tersebut melaju dari arah Kota Lubuklinggau menuju Jambi dan tiba di tempat kejadian kendaraan lepas kendali lalu oleng ke sebelah kanan jalan bahkan nyaris menghantam kendaraan dari arah berlawanan.
"Tapi tidak sampai terjadi tabrakan adu kambing, penumpangnya berjumlah delapan orang, semuanya selamat, ada beberapa yang mengalami luka ringan, langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk diperiksa," katanya.
Akibat kejadian itu arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan, namun aparat kepolisian yang menerima laporan langsung datang ke lokasi untuk mengevakuasi kendaraan korban serta mengurai kemacetan.
"Iya sempat macet juga, karena banyak pengendara lain yang berhenti untuk membantu korban keluar dari mobil yang terjebak di semak-semak itu, tidak lama itu polisi datang," ujarnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Musi Rawas AKP Dani Prasetya membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut dan meyakini korban merupakan pemudik yang ingin pulang ke kampung halamannya untuk merayakan Lebaran Idul Fitri 2019.
Pihak kepolisian mengimbau bagi pemudik untuk berkonsentrasi dalam berkendara, karena jalur lintasan di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara lurus sehingga sangat mudah membuat pengendara terlena.
"Kepada pemudik terus kami imbau, berhati-hati dalam berkendara, konsentrasi, kalau capek, ngantuk lebih baik istirahat dulu, jangan dipaksakan, berbahaya, jangan sampai ada korban jiwa, keluarga kita menunggu di kampung halaman," imbaunya.
Warga setempat yang mengetahui kejadian, Zulkarnain di Musi Rawas Utara (Muratara), Sabtu, mengatakan kecelakaan tunggal itu terjadi Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB saat kondisi arus lalu lintas di jalur mudik tersebut sedang ramai.
"Kondisi lalu lintas memang lagi ramai pemudik, mobil itu cepat sekali, mungkin sopirnya ngantuk berat, terus terkejut langsung ngerem, kemudian sopirnya banting setir dan menerobos semak-semak," cerita Zulkarnain kepada Antara.
Dia menjelaskan lakalantas itu bermula saat mobil tersebut melaju dari arah Kota Lubuklinggau menuju Jambi dan tiba di tempat kejadian kendaraan lepas kendali lalu oleng ke sebelah kanan jalan bahkan nyaris menghantam kendaraan dari arah berlawanan.
"Tapi tidak sampai terjadi tabrakan adu kambing, penumpangnya berjumlah delapan orang, semuanya selamat, ada beberapa yang mengalami luka ringan, langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk diperiksa," katanya.
Akibat kejadian itu arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan, namun aparat kepolisian yang menerima laporan langsung datang ke lokasi untuk mengevakuasi kendaraan korban serta mengurai kemacetan.
"Iya sempat macet juga, karena banyak pengendara lain yang berhenti untuk membantu korban keluar dari mobil yang terjebak di semak-semak itu, tidak lama itu polisi datang," ujarnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Musi Rawas AKP Dani Prasetya membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut dan meyakini korban merupakan pemudik yang ingin pulang ke kampung halamannya untuk merayakan Lebaran Idul Fitri 2019.
Pihak kepolisian mengimbau bagi pemudik untuk berkonsentrasi dalam berkendara, karena jalur lintasan di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara lurus sehingga sangat mudah membuat pengendara terlena.
"Kepada pemudik terus kami imbau, berhati-hati dalam berkendara, konsentrasi, kalau capek, ngantuk lebih baik istirahat dulu, jangan dipaksakan, berbahaya, jangan sampai ada korban jiwa, keluarga kita menunggu di kampung halaman," imbaunya.
Pewarta : Rahmat Aizullah/Indra Goeltom
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Truk muatan kayu langgar terobos rel akibatkan asisten masinis meninggal di Gresik, Jawa Timur
09 April 2025 10:35 WIB
Salurkan zakat karyawan di pedalaman Mentawai, UPZ Semen Padang terobos gelombang
29 May 2023 17:51 WIB, 2023
Pelajar tertabrak anak petinggi Polri akibat terobos lampu lalu lintas
31 March 2023 21:12 WIB, 2023
Paspampres pastikan perempuan bersenjata belum terobos istana presiden
25 October 2022 11:19 WIB, 2022
Polda Sumbar pertebal personel di Sijunjung setelah ratusan mobil terobos pos pemeriksaan
24 May 2020 0:31 WIB, 2020
Nekad terobos Posko Pantauan COVID-19 di perbatasan Padang-Pessel , minibus dikandangkan sopir disuruh pulang
12 May 2020 19:59 WIB, 2020
Gerombolan kera terobos masuk Kantor Lurah di Payakumbuh, arsip diacak-acak seluruh komputer dijungkir balikkan
15 April 2020 13:16 WIB, 2020