Berburu kuliner tradisional di pasar pabukoan Batusangkar
Rabu, 8 Mei 2019 18:23 WIB
Sejumlah warga berbelanja makanan di pasar pabukoan Batusangkar, Rabu 8/5 (Antara Sumbar/Etri Saputra)
Batusangkar (ANTARA) - Sejumlah warga Tanah Datar, Sumatera Barat, memadati Pasar Pabukoan Batusangkar untuk berburu kuliner guna disantap pada saat waktu berbuka tiba.
Bermacam kuliner khas Sumatera Barat tersedia di pasar pabukoan yang dibuka sejak pukul 14.00 WIB tersebut. Mulai dari sambal hingga makanan dan minuman serta takjil tradisional.
Seperti sambal goreng ikan, ayam, dendeng, gajebo, tambusu, dan bermacam-macam gulai, hingga randang. Sedangkan untuk makanan ada bubur kampiun, pecel, lontong sayur, soto, nasi sup, dan lain sebagainya.
Sedangkan untuk minuman seperti pepaya santan, es cendol, es teler, es tebak, es rumput laut, es kelapa muda dan banyak lainnya.
Salah seorang pengunjung pasar Nanda di Batusangkar Rabu, mengatakan dia datang ke pasar pabukoan Batusangkar karena di pasar itu tersedia beragam makanan dan minuman yang menggugah selera.
Ia mengaku setiap Ramadhan di rumahnya rutin menyantap kolak sebagai makanan berbuka puasa, selain rasanya yang manis dan enak juga melepas dahaga.
Di pasar pabukoan tersebut kolak dijual dengan berbagai rasa, ada yang rasa pisang, ubi, labu hingga durian. Makanan itu dijual mulai dari Rp5 ribu hingga Rp8 ribu per porsi.
"Selain harganya terjangkau, di pasar pabukoan tersedia bermacam-macam makanan tradisional Sumatera Barat serta minuman yang melepas dahaga, "katanya.
Sementara salah seorang pedagang pasar pabukoan Gusrijep Putra mengatakan pasar pabukoan Batusangkar mulai ramai dikunjungi warga sejak pukul 15.00 WIB sampai azan maghrib.
"Ramainya memang satu atau dua jam menjelang berbuka. Dan paling ramai itu menjelang lebaran, karena perantau mulai berdatangan dan sengaja mencari makanan ke sini," ujarnya.
Ia mengaku dua minggu pertama pasar pabukoan Batusangkar hanya dikunjungi oleh warga setempat di Batusangkar. Namun satu minggu menjelang lebaran banyak perantau yang pulang dan sengaja belanja ke sana.
"Biasanya begitu, dua minggu menjelang Ramadhan perantau kita yang pulang banyak yang sengaja berbelanja kesini, " ujarnya.
Sebelumnya Asisten dua Bidang Ekonomi Pembangunan Setdakab Tanahdatar Edi Susanto mengatakan, pihak Pemkab sendiri telah bermusyawarah dengan para pedagang untuk menjaga kualitas dan kebersihan makanan.
"Setidaknya terdapat ratusan pedagang yang mengisi lapak di pasar itu. Semua sudah diatur demi kenyamanan pengunjung. Kita juga sudah atur bersama pihak Dishub dan Polres Tanah Datar dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan pengaturan parkir," ujarnya.
Bermacam kuliner khas Sumatera Barat tersedia di pasar pabukoan yang dibuka sejak pukul 14.00 WIB tersebut. Mulai dari sambal hingga makanan dan minuman serta takjil tradisional.
Seperti sambal goreng ikan, ayam, dendeng, gajebo, tambusu, dan bermacam-macam gulai, hingga randang. Sedangkan untuk makanan ada bubur kampiun, pecel, lontong sayur, soto, nasi sup, dan lain sebagainya.
Sedangkan untuk minuman seperti pepaya santan, es cendol, es teler, es tebak, es rumput laut, es kelapa muda dan banyak lainnya.
Salah seorang pengunjung pasar Nanda di Batusangkar Rabu, mengatakan dia datang ke pasar pabukoan Batusangkar karena di pasar itu tersedia beragam makanan dan minuman yang menggugah selera.
Ia mengaku setiap Ramadhan di rumahnya rutin menyantap kolak sebagai makanan berbuka puasa, selain rasanya yang manis dan enak juga melepas dahaga.
Di pasar pabukoan tersebut kolak dijual dengan berbagai rasa, ada yang rasa pisang, ubi, labu hingga durian. Makanan itu dijual mulai dari Rp5 ribu hingga Rp8 ribu per porsi.
"Selain harganya terjangkau, di pasar pabukoan tersedia bermacam-macam makanan tradisional Sumatera Barat serta minuman yang melepas dahaga, "katanya.
Sementara salah seorang pedagang pasar pabukoan Gusrijep Putra mengatakan pasar pabukoan Batusangkar mulai ramai dikunjungi warga sejak pukul 15.00 WIB sampai azan maghrib.
"Ramainya memang satu atau dua jam menjelang berbuka. Dan paling ramai itu menjelang lebaran, karena perantau mulai berdatangan dan sengaja mencari makanan ke sini," ujarnya.
Ia mengaku dua minggu pertama pasar pabukoan Batusangkar hanya dikunjungi oleh warga setempat di Batusangkar. Namun satu minggu menjelang lebaran banyak perantau yang pulang dan sengaja belanja ke sana.
"Biasanya begitu, dua minggu menjelang Ramadhan perantau kita yang pulang banyak yang sengaja berbelanja kesini, " ujarnya.
Sebelumnya Asisten dua Bidang Ekonomi Pembangunan Setdakab Tanahdatar Edi Susanto mengatakan, pihak Pemkab sendiri telah bermusyawarah dengan para pedagang untuk menjaga kualitas dan kebersihan makanan.
"Setidaknya terdapat ratusan pedagang yang mengisi lapak di pasar itu. Semua sudah diatur demi kenyamanan pengunjung. Kita juga sudah atur bersama pihak Dishub dan Polres Tanah Datar dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan pengaturan parkir," ujarnya.
Pewarta : Etri Saputra
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Pariaman bentuk pasar pabukoan upaya tingkatkan ekonomi pedagang
22 March 2024 10:31 WIB, 2024
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin (09/02/2026) hari ini, simak daftarnya
09 February 2026 9:06 WIB
Minggu (08/02/2026) hari ini, Harga emas UBS Rp2,972 juta per gr, Galeri24 Rp2,958 juta per gr
08 February 2026 9:00 WIB
Sabtu (07/02/2026) hari ini emas UBS Rp2,961 juta/gr dan Galeri24 Rp2,946 juta/gr
07 February 2026 8:53 WIB
Emas UBS Rp2,988 juta/gr dan Galeri24 Rp2,974 juta/gr Jumat (06/02/2026) hari ini
06 February 2026 9:31 WIB
Jumat (06/02/2026) hari ini emas Antam anjlok Rp100.000, ini daftar lengkapnya
06 February 2026 9:29 WIB
Harga emas Antam turun Kamis (05/02/2026) hari ini, simak daftar terbarunya
05 February 2026 9:44 WIB