Padang, (ANTARA) -   Wali Kota Padang  Mahyeldi Ansharullah meluncurkan program wakaf uang  Ar Risalah di Ruang Taman Hijau (RTH) Imam Bonjol, Padang pada  Jumat.
   Kegiatan itu dilakukan dalam rangkaian Semarak Ramadhan Kota Padang 1440 hijiriah  yang dihadiri oleh pelajar SD dan SMP se-kota Padang, tokoh agama, organisasi masyarakat, kesbangpol, forkopimda dan OPD terkait lainnya.
    Program wakaf uang  digagas oleh Badan Pengelola Wakaf (BPW) Ar Risalah pasca ditetapkannya Ar Risalah sebagai salah satu lembaga penerima wakaf uang oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) Pusat terhitung tanggal 1 April 2019. 
    Peluncuran program wakaf uang ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Wali Kota Padang  Mahyeldi Ansharullah dan Ketua Badan Pengelola Wakaf (BPW) Ar Risalah  Mulyadi Muslim .
    “Kami atas nama Yayasan Wakaf Ar Risalah yang telah berdiri sejak 15 tahun yang lalu di Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang,  menyampaikan  terima kasih serta apresiasi  kepada  Wali Kota Padang, Kementerian Agama Kota Padang, tokoh masyarakat dan semua pihak dalam mengembangkan Yayasan Wakaf Ar Risalah,” kata Ketua Badan Pengelola Wakaf (BPW) Ar Risalah  Mulyadi Muslim  melalui  rilis BPW Ar Risalah.
    Menurutnya atas  atas izin Allah dan  dukungan  semua secara materi ataupun moril,serta para nazhir atau pengurus yayasan yang profesional,di usianya yang ke 15 tahun ini, Ar Risalah telah memiliki jenjang pendidikan secara lengkap dari tingkat  TK hingga M’had Ali/Sekolah Tinggi,dengan jumlah siswa sebanyak 1.642 orang.”
    Mulyadi menyebutkan sejak 2009, Ar Risalah telah menamatkan sekitar 1.000 alumni. Dari jumlah tersebut, sebanyak  400 orang tersebar di perguruan tinggi favorit di dalam dan luar negri,seperti Al Azhar (Mesir), Khortum (Sudan), Universitas Islam Madinah (Arab Saudi), Universitas Antar Bangsa  (Malaysia), dan universitas di  Jerman.
   Siswa Ar Risalah sejak dua  tahun terakhir tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi  juga berasal dari negara-negara Asia Tenggara (ASEAN),  seperti Malaysia, Thailand dan Kamboja.
     “Capaian ini semua tidak terlepas dari dukungan kita semua dan masukan khusus dari wali kota Padang agar Ar Risalah menjadi lembaga pendidikan yang  berkualitas bertaraf internasional,” ujarnya.
    Mulyadi mengemukakan dalam rangka terus mengejar target merealisasikan visi Ar Risalah 2030,maka Ar Risalah terus menggerakan program wakaf dan sedekah untuk pendidikan dan kemanusiaan. 
    ”Jika selama ini kita hanya mengenal wakaf tanah atau gedung, maka secara fikih kontemporer telah dibenarkan  program wakaf uang,” tuturnya.
    Saat ini BPW Ar Risalah  telah terdaftar di BWI  Pusat sebagai lembaga penerima wakaf uang secara resmi.
     “Masyarakat bisa berwakaf uang ke Ar Risalah dengan jumlah  nominal berapa saja. Nanti lembaga keuangan syariah (LKS) seperti BNI  Syariah atau CIMB Niaga Syariah  akan mengakumulasikan dalam bentuk deposito atau saham sebesar Rp7 juta per lembar, dan keuntungan dari deposito atau saham itulah yang boleh dimanfaatkan,” paparnya.
    “Pada hari ini,kami meluncurkan program wakaf uang dan juga sedekah komunitas dengan konsep ‘sedekah dulu, sedekah lagi dan sedekah terus’ agar hidup kita menjadi berkah,” ujar Mulyadi.