BSSN bekali pengelola web Pemkot Padang keterampilan menangkal peretas
Kamis, 25 April 2019 21:08 WIB
Asistensi Cyber security Drill test di lingkungan Pemkot Padang oleh BSSN pada Kamis (25/4) (Antar Sumbar/Ikhwan Wahyudi)
Padang, (ANTARA) - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) membekali Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Padang yang mengelola situs pemerintah ilmu dan keterampilan menangkal peretasan website.
"Kami membekali para pengelola website di Padang agar bisa meminimalkan serangan peretas dan memulihkan kembali web seperti sedia kala," kata Kepala Subdit Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah Daerah wilayah I Badan Siber dan Sandi Negara Sriyanto di Padang, Kamis.
Ia mengakui selama ini website milik institusi pemerintah belum aman dan berdasarkan hasil monitoring Badan Siber dan Sandi Negara hingga akhir 2018 terdapat 232 juta serangan.
"Dari 232 juta serangan website dengan domain go.id paling banyak kena," ujar dia.
Ia menyampaikan serangan berasal dari luar dan dalam negeri dengan motif beragam tapi yang paling banyak mencoba-coba.
Oleh sebab itu perlu dilakukan penguatan pengelolaan website mulai dari cara bertahan, menyerang hingga memulihkan, ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Suardi menyebutkan saat ini terdapat 52 Organisasi Perangkat Daerah yang sudah memiliki website.
Ia berharap dengan pembekalan yang diberikan pengelola web di Padang bisa menangkal serangan peretas.
Saat ini ada 16 orang yang ikut, semoga bisa dibagikan ilmu yang diperoleh hari ini, katanya.
Suardi mengakui sebelumnya sejumlah website milik Pemkot Padang sempat dibobol peretas mulai dari BKD hingga portal www.padang.go.id.
***2***
"Kami membekali para pengelola website di Padang agar bisa meminimalkan serangan peretas dan memulihkan kembali web seperti sedia kala," kata Kepala Subdit Penanggulangan dan Pemulihan Pemerintah Daerah wilayah I Badan Siber dan Sandi Negara Sriyanto di Padang, Kamis.
Ia mengakui selama ini website milik institusi pemerintah belum aman dan berdasarkan hasil monitoring Badan Siber dan Sandi Negara hingga akhir 2018 terdapat 232 juta serangan.
"Dari 232 juta serangan website dengan domain go.id paling banyak kena," ujar dia.
Ia menyampaikan serangan berasal dari luar dan dalam negeri dengan motif beragam tapi yang paling banyak mencoba-coba.
Oleh sebab itu perlu dilakukan penguatan pengelolaan website mulai dari cara bertahan, menyerang hingga memulihkan, ujarnya.
Sementara Kepala Dinas Kominfo Kota Padang Suardi menyebutkan saat ini terdapat 52 Organisasi Perangkat Daerah yang sudah memiliki website.
Ia berharap dengan pembekalan yang diberikan pengelola web di Padang bisa menangkal serangan peretas.
Saat ini ada 16 orang yang ikut, semoga bisa dibagikan ilmu yang diperoleh hari ini, katanya.
Suardi mengakui sebelumnya sejumlah website milik Pemkot Padang sempat dibobol peretas mulai dari BKD hingga portal www.padang.go.id.
***2***
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BSSN dorong pemerintah daerah perkuat tim cegah penyusupan situs judi online
27 June 2024 17:37 WIB, 2024
Serangan keamanan siber 2022 di Indonesia hampir 1 miliar, BSSN: turun dibanding 2021
19 January 2023 14:26 WIB, 2023
Solok Selatan resmi miliki tim penangkal insiden siber, tim ke-28 di Indonesia
24 November 2022 8:40 WIB, 2022
Sukses, Legislator apresiasi TNI, BIN, BSSN atas pengamanan KTT G20
18 November 2022 11:30 WIB, 2022
Solok Selatan gandeng BSSN tingkatkan sistem pemerintahan berbasis elektronik
27 October 2022 17:59 WIB, 2022