Perindo Agam gelar bazar beras murah bantu masyarakat
Jumat, 12 April 2019 18:04 WIB
Ketua DPD Perindo Kabupaten Agam, Irma sedang menyerahkan beras kepada salah seorang warga di rumah Perindo, Jumat (12/4). (ANTARA SUMBAR/ Yusrizal)
Lubukbasung (ANTARA) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perindo Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menggelar bazar beras murah untuk membantu masyarakat kurang mampu bertempat di rumah partai itu, Jumat (12/4).
Ketua DPD Perindo Agam, Irma di Lubukbasung, Jumat, mengatakan jumlah paket beras murah yang disediakan sebanyak 250 paket dan satu paket dengan berat 2,5 kilogram.
"Masyarakat membeli satu paket beras seharga Rp10.000 dan mereka membeli menggunakan kupon yang telah disediakan panitia," katanya.
Ia menambahkan, bazar beras murah ini merupakan program DPP Perindo dan pelaksanaan dilakukan secara serentak pada Jumat (12/4).
Program ini untuk membantu warga kurang mampu dalam mendapatkan beras dengan harga murah.
Selain itu untuk mendekatkan Perindo ke masyarakat, sehingga partai tersebut menjadi besar.
Dengan cara itu pihaknya berharap Perindo Agam bisa meraih enam kursi di DPRD setempat pada Pemilu 2019.
"Kami optimistis mendapatkan enam kursi atau satu kursi per daerah pemilihan," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPW Perindo Sumbar, Sanidjar Pebrihariati menambahkan Perindo juga memiliki program berupa pengasapan atau fogging dalam mengantisipasi DBD, memberikan asuransi kecelakaan, beasiswa dan lainnya.
Menurut dia, ini bentuk program nyata dari Perindo yang telah dilakukan selama ini, sehingga Perindo bisa sejajar dengan partai lama
"Program ini tidak saat Pemilu saja, namun akan dilanjutkan setelah Pemilu nanti," katanya.
Salah seorang warga Lubukbasung, Sidampam (60) mengucapkan terimakasih kepada Perindo yang telah menggelar bazar beras murah, sehingga masyarakat sangat terbantu.
"Kami berharap kegiatan ini diadakan setiap tahunnya," katanya. (*)
Ketua DPD Perindo Agam, Irma di Lubukbasung, Jumat, mengatakan jumlah paket beras murah yang disediakan sebanyak 250 paket dan satu paket dengan berat 2,5 kilogram.
"Masyarakat membeli satu paket beras seharga Rp10.000 dan mereka membeli menggunakan kupon yang telah disediakan panitia," katanya.
Ia menambahkan, bazar beras murah ini merupakan program DPP Perindo dan pelaksanaan dilakukan secara serentak pada Jumat (12/4).
Program ini untuk membantu warga kurang mampu dalam mendapatkan beras dengan harga murah.
Selain itu untuk mendekatkan Perindo ke masyarakat, sehingga partai tersebut menjadi besar.
Dengan cara itu pihaknya berharap Perindo Agam bisa meraih enam kursi di DPRD setempat pada Pemilu 2019.
"Kami optimistis mendapatkan enam kursi atau satu kursi per daerah pemilihan," tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPW Perindo Sumbar, Sanidjar Pebrihariati menambahkan Perindo juga memiliki program berupa pengasapan atau fogging dalam mengantisipasi DBD, memberikan asuransi kecelakaan, beasiswa dan lainnya.
Menurut dia, ini bentuk program nyata dari Perindo yang telah dilakukan selama ini, sehingga Perindo bisa sejajar dengan partai lama
"Program ini tidak saat Pemilu saja, namun akan dilanjutkan setelah Pemilu nanti," katanya.
Salah seorang warga Lubukbasung, Sidampam (60) mengucapkan terimakasih kepada Perindo yang telah menggelar bazar beras murah, sehingga masyarakat sangat terbantu.
"Kami berharap kegiatan ini diadakan setiap tahunnya," katanya. (*)
Pewarta : Yusrizal
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Unand salurkan air bersih bagi warga terdampak banjir bandang di Kota Padang
24 January 2026 4:39 WIB
MUFG Indonesia bersama Danamon berikan donasi untuk penyintas bencana Sumatra melalui LAZISMU
01 January 2026 7:42 WIB
Peduli Bencana, Pemkot Padang Panjang Salurkan Bantuan ke Malalo Tanah Datar
25 December 2025 20:26 WIB
Dharmasraya masak dua ton rendang untuk bencana Sumatera, Bupati Annisa: wujud peduli-solidaritas masyarakat
22 December 2025 21:49 WIB
Video viral Zulkarnain antarkan relawan Pertamina Peduli tembus Kampung Sunting yang terisolasi
20 December 2025 12:02 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Komisi III DPR tolak hukuman mati ayah bunuh pelaku pelecehan anaknya di Pariaman
11 February 2026 10:19 WIB