478.070 siswa telah lakukan finalisasi data SNMPTN
Rabu, 20 Februari 2019 18:15 WIB
Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Ravik Karsidi.
Jakarta, (Antaranews Sumbar)- Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi mengatakan sebanyak 478.070 siswa sudah melakukan finalisasi data Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
"Pendaftaran SNMPTN sudah ditutup kemarin malam, dan hasilnya sebanyak 478.070 siswa melakukan pendaftaran dan finalisasi data," ujar Ravik di Jakarta, Rabu.
Dia menambahkan jumlah siswa yang akan lulus sebanyak 2.330.433 siswa, sementara yang boleh mendartar sebanyak 778.891 siswa. Kemudian dari jumlah siswa yang melakukan pendaftaran tersebut, sebanyak 135.801 siswa merupakan siswa Bidikmisi.
Ravik meminta agar siswa dan sekolah agar menunggu hasil seleksi SNMPTN yang akan diumumkan pada 23 Maret.
Seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri dengan kuota berturut-turut minimal 20 persen, minimal 40 persen dan maksimal 30 persen dari daya tampung tiap program studi di PTN.
SNMPTN merupakan seleksi berdasarkan penelusuran nilai rapor dan portofolio siswa. Dalam aturan SNMPTN yang baru terdapat beberapa aturan yang baru yakni siswa pendaftar dapat memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN. Kemudian urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan. Untuk siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan sesuai ketentuan oleh masing-masing PTN. (*)
"Pendaftaran SNMPTN sudah ditutup kemarin malam, dan hasilnya sebanyak 478.070 siswa melakukan pendaftaran dan finalisasi data," ujar Ravik di Jakarta, Rabu.
Dia menambahkan jumlah siswa yang akan lulus sebanyak 2.330.433 siswa, sementara yang boleh mendartar sebanyak 778.891 siswa. Kemudian dari jumlah siswa yang melakukan pendaftaran tersebut, sebanyak 135.801 siswa merupakan siswa Bidikmisi.
Ravik meminta agar siswa dan sekolah agar menunggu hasil seleksi SNMPTN yang akan diumumkan pada 23 Maret.
Seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri dengan kuota berturut-turut minimal 20 persen, minimal 40 persen dan maksimal 30 persen dari daya tampung tiap program studi di PTN.
SNMPTN merupakan seleksi berdasarkan penelusuran nilai rapor dan portofolio siswa. Dalam aturan SNMPTN yang baru terdapat beberapa aturan yang baru yakni siswa pendaftar dapat memilih paling banyak dua program studi dalam satu PTN atau dua PTN. Kemudian urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan. Untuk siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan sesuai ketentuan oleh masing-masing PTN. (*)
Pewarta : Indriani
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sebanyak 65 lembaga keagamaan di Situjuah Limo Nagari dapat bantuan Rp294 Juta
07 December 2025 13:23 WIB
SPPG Sawahlunto perkuat mutu layanan MBG melalui evaluasi rutin dan sinergi lintas lembaga
04 November 2025 4:03 WIB
Wawako Maigus Nasir lantik pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Surau Gadang
01 November 2025 16:48 WIB
Ajak organisasi keagamaan sertifikasi lembaga pendidikan, Menteri Nusron: Sebagai "early warning system"
24 October 2025 18:00 WIB
Prabowo minta Menkeu alokasikan sebagian uang Rp13 triliun korupsi CPO untuk LPDP
21 October 2025 9:20 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
65 Kepala Sekolah di Sumbar dilantik, Gubernur titip pembentukan karakter generasi masa depan
13 February 2026 17:47 WIB
Pemkot Solok terima 1.091 paket buku dan alat tulis untuk murid terdampak banjir
15 December 2025 22:44 WIB
TVRI kembangkan bakat seni siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang
04 December 2025 19:33 WIB
Tanggal 25 November Hari Guru Nasional, ayo berikan ucapan selamat terbaik
24 November 2025 16:31 WIB