Lubukbasung, (Antaranews Sumbar) - Anas, kakek berusia 80 tahun warga Kampung Caniago Jorong III, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, ditemukan tidak bernyawa di sungai dengan jarak satu kilometer dari rumahnya, Rabu (26/12) sekitar pukul 09.30 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Wahyu Bestari di Lubukbasung, Rabu, mengatakan jasad Anas ditemukan Syafrinaldi (52) warga Kampung Tanjung, Nagari Garagahan, mengapung di dalam kali kondisi meninggal dunia pada pukul 09.30 WIB.
"Warga menemukan jasad Anas sedang mengapung di sungai dengan ukuran dua meter itu," katanya.
Setelah itu warga langsung membawa jasad Anas ke rumah duka untuk disemayamkan, karena warga mengenali korban.
"Rencananyadimakamkan di pandam kuburan keluarga tidak jauh dari rumahnya," katanya.
Ia menceritakan, penemuan mayat tersebut berawal dari Syafrinaldi sedang berada di kali tersebut.
Setelah itu, ia melihat jasad sedang berada di sungai dan melaporkan kepada warga dan anggota Bhabinkamtibmas Garagahan.
Beberapa menit setelah itu, warga berdatangan dan mengeluarkan jasad Anas.
Dari keterangan anaknya, Anas ke sungai depan rumah untuk ambil wudhu pada pukul 05.20 WIB.
Diduga Anas mengalami pusing saat ambil wudhu dan terjatuh ke dalam kali. (*)
Kakek 80 tahun ditemukan tewas mengapung di sungai
Rabu, 26 Desember 2018 13:55 WIB
Ilustrasi. (ANTARA)
Pewarta : Yusrizal
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Agam kerahkan dua alat berat bersihkan material longsor timbun jalan
12 February 2026 12:01 WIB
Belasan rumah warga Agam terendam banjir akibat curah hujan tinggi (Video)
12 February 2026 4:32 WIB
Pemkab Agam bebaskan PBB-P2 wajib pajak terdampak bencana hidrometeorologi
11 February 2026 10:27 WIB
Proses pengadaan kendaraan dinas kepala daerah Agam dimulai pada Oktober 2025
09 February 2026 12:50 WIB
Polri bangun dua jembatan bailey di Agam permudah akses warga pascabencana
07 February 2026 13:40 WIB
TP PKK Pusat salurkan 500 paket bantuan ke warga terdampak bencana di Agam
06 February 2026 17:16 WIB