Pemkot Medan bantu warga terdampak banjir Pasaman Barat
Jumat, 7 Desember 2018 18:00 WIB
Bupati Pasaman Barat, Syahiran terima bantuan dari Pemkot Medan Sumut untuk disalurkan kepada korban banjir senilai Rp111 juta
Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) menerima bantuan dari Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara untuk disalurkan kepada korban banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Terima kasih kami sampaikan kepada Pemkot Medan atas kepeduliannya. Meskipun banjir yang terjadi dua bulan lalu, namun bantuan masih berdatangan," kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran, Jumat.
Ia mengatakan bantuan yang diterima sebesar Rp111 juta dan akan diberikan kepada korban banjir nantinya.
Menurutnya banjir yang terjadi beberapa bulan lalu cukup memberikan dampak bagi masyarakat.
Ratusan rumah terendam, ribuan jiwa mengungsi dan banyaknya sarana prasarana rusak. Kerugian hampir mecapai Rp2 miliar.
"Bencana ituidak bisa kita hindari. Namanya bencana, kita meminta masyarakat kita selalu siap dan siaga dalam menghadapi gejala alam. Terimakasih kita ucapkan kepada Pemkot Medan atas bantuannya," ujarnya.
Pemerintah Kota Medan yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan, Musaddad menyampaikan permohonan maaf dari Walikota karena tidak bisa datang. Namun hal itu, tidak mengurangi arti dari bantuan tersebut.
"Kami atas nama Pemkot Medan mengucapkan duka yang mendalam atas bencana yang melanda Pasaman Barat. Bantuan yang kami berikan ini semoga bisa mengurangi duka masyarakat yang terdampak bencana," ujarnya.
Pihaknya mengajak warga agar tetap waspada terhadap bencana banjir yang ada. Sebab, cuaca saat ini tidak menentu dan bencana bisa datang kapan saja.
Hadir pada kesempatan menyaksima penyerahan bantuan Kepala Dinas Pendidikan, Marimus, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tri Wahluyo, Kepala Bagian Humas, Yosmar Difia dan Kepala Bagian Umum, Faisal. (*)
"Terima kasih kami sampaikan kepada Pemkot Medan atas kepeduliannya. Meskipun banjir yang terjadi dua bulan lalu, namun bantuan masih berdatangan," kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran, Jumat.
Ia mengatakan bantuan yang diterima sebesar Rp111 juta dan akan diberikan kepada korban banjir nantinya.
Menurutnya banjir yang terjadi beberapa bulan lalu cukup memberikan dampak bagi masyarakat.
Ratusan rumah terendam, ribuan jiwa mengungsi dan banyaknya sarana prasarana rusak. Kerugian hampir mecapai Rp2 miliar.
"Bencana ituidak bisa kita hindari. Namanya bencana, kita meminta masyarakat kita selalu siap dan siaga dalam menghadapi gejala alam. Terimakasih kita ucapkan kepada Pemkot Medan atas bantuannya," ujarnya.
Pemerintah Kota Medan yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan, Musaddad menyampaikan permohonan maaf dari Walikota karena tidak bisa datang. Namun hal itu, tidak mengurangi arti dari bantuan tersebut.
"Kami atas nama Pemkot Medan mengucapkan duka yang mendalam atas bencana yang melanda Pasaman Barat. Bantuan yang kami berikan ini semoga bisa mengurangi duka masyarakat yang terdampak bencana," ujarnya.
Pihaknya mengajak warga agar tetap waspada terhadap bencana banjir yang ada. Sebab, cuaca saat ini tidak menentu dan bencana bisa datang kapan saja.
Hadir pada kesempatan menyaksima penyerahan bantuan Kepala Dinas Pendidikan, Marimus, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tri Wahluyo, Kepala Bagian Humas, Yosmar Difia dan Kepala Bagian Umum, Faisal. (*)
Pewarta : Altas Maulana
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pasaman Barat peroleh bantuan perbaikan 52 unit rumah rusak akibat bencana
13 February 2026 20:28 WIB
Sebanyak 100 UMKM Terdampak Bencana di Pariaman Terima Bantuan BI--Kementerian
10 February 2026 15:34 WIB
Terpopuler - Sosial
Lihat Juga
Kemensos salurkan bansos penanganan pascabencana dan bansos reguler untuk Aceh, Sumut dan Sumbar
31 January 2026 10:59 WIB
Penyaluan bansos tahap pertama tetap melalui bank Himbara dan Pos Indonesia
23 January 2026 23:24 WIB
Sambut Ramadhan, Elnusa Petrofin Berbagi Energi Kebahagiaan dengan Anak Yatim Piatu & Dhuafa di Seluruh Indonesia
06 March 2025 15:10 WIB
Luhut tekankan perlunya pengoptimalan digitalisasi untuk penyaluran bansos
08 February 2025 14:27 WIB, 2025