Perguruan tinggi diminta berbenah agar bertahan
Kamis, 22 November 2018 17:46 WIB
Staf Khusus Presiden Ahmad Erani Yustika (kanan) pada diskusi Peran Para Agribisnis Sebagai Penggerak Inovasi Desa/Nagari di Sumbar digelar oleh Pusat Pengembangan Nagari Universitas Andalas di Padang, Kamis (22/11) (Antara Sumbar/Ikhwan Wahyudi)
Padang, (Antaranews Sumbar) - Perguruan tinggi di Tanah Air diminta berbenah dan terus melakukan inovasi agar keberadaannya tetap bertahan menghadapi era teknologi informasi.
"Kalau tidak berbenah maka 20 tahun ke depan perguruan tinggi terkemuka sekali pun bisa tinggal nama," kata Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Ahmad Erani Yustika di Padang, Kamis.
Ia menyampaikan hal itu pada diskusi dengan tema Peran Para Agribisnis Sebagai Penggerak Inovasi Desa/Nagari di Sumbar digelar oleh Pusat Pengembangan Nagari Universitas Andalas.
Menurutnya dulu saat ia kuliah sulit untuk bisa mendapatkan jurnal, tapi sekarang bisa mendapatkan materi perkuliahan dari peraih nobel ekonomi cukup di kamar saja dengan menggunakan telepon pintar.
"Artinya jika kampus tidak mau melakukan perubahan, apalagi dosennya merasa menjadi dewa maka 10 tahun ke depan akan ditinggal dan habis," ujarnya.
Akhirnya perguruan tinggi yang ada bisa tinggal nama dan ini akan terjadi karena era informasi.
Ia melihat perguruan tinggi yang akan berkembang malah kampus yang dulu dianggap tidak memiliki prospek seperti Universitas Terbuka.
Sekarang sudah ada universitas gratis yang perkuliahannya bisa diikuti oleh orang dari seluruh dunia dan hanya membayar ketika ujian, katanya.
Bayangkan, lanjut dia, tutorial gratis dan levelnya internasional, sementara universitas di dalam negeri masih menjalankan pola lama akan habis.
Oleh sebab itu ia menekankan perguruan tinggi harus berbenah kendati ini adalah perkiraan tapi hampir pasti akan terjadi.
"Ini adalah dunia yang sedang kita hadapi perubahan begitu cepat terjadi," katanya. (*)
"Kalau tidak berbenah maka 20 tahun ke depan perguruan tinggi terkemuka sekali pun bisa tinggal nama," kata Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Ahmad Erani Yustika di Padang, Kamis.
Ia menyampaikan hal itu pada diskusi dengan tema Peran Para Agribisnis Sebagai Penggerak Inovasi Desa/Nagari di Sumbar digelar oleh Pusat Pengembangan Nagari Universitas Andalas.
Menurutnya dulu saat ia kuliah sulit untuk bisa mendapatkan jurnal, tapi sekarang bisa mendapatkan materi perkuliahan dari peraih nobel ekonomi cukup di kamar saja dengan menggunakan telepon pintar.
"Artinya jika kampus tidak mau melakukan perubahan, apalagi dosennya merasa menjadi dewa maka 10 tahun ke depan akan ditinggal dan habis," ujarnya.
Akhirnya perguruan tinggi yang ada bisa tinggal nama dan ini akan terjadi karena era informasi.
Ia melihat perguruan tinggi yang akan berkembang malah kampus yang dulu dianggap tidak memiliki prospek seperti Universitas Terbuka.
Sekarang sudah ada universitas gratis yang perkuliahannya bisa diikuti oleh orang dari seluruh dunia dan hanya membayar ketika ujian, katanya.
Bayangkan, lanjut dia, tutorial gratis dan levelnya internasional, sementara universitas di dalam negeri masih menjalankan pola lama akan habis.
Oleh sebab itu ia menekankan perguruan tinggi harus berbenah kendati ini adalah perkiraan tapi hampir pasti akan terjadi.
"Ini adalah dunia yang sedang kita hadapi perubahan begitu cepat terjadi," katanya. (*)
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sawahlunto Era Baru Tenis Tournament buka ruang kompetisi petenis pemula Sumbar
13 November 2025 9:21 WIB
Pisah sambut dan serah terima jabatan, Era baru kepemimpinan Biro Humas dan Protokol
08 November 2025 12:58 WIB
Tabligh Akbar SMPN 1, Wawako Tekankan Pentingnya Adab dan Akhlak di Era Digital
24 October 2025 18:15 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
65 Kepala Sekolah di Sumbar dilantik, Gubernur titip pembentukan karakter generasi masa depan
13 February 2026 17:47 WIB
Pemkot Solok terima 1.091 paket buku dan alat tulis untuk murid terdampak banjir
15 December 2025 22:44 WIB
TVRI kembangkan bakat seni siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang
04 December 2025 19:33 WIB
Tanggal 25 November Hari Guru Nasional, ayo berikan ucapan selamat terbaik
24 November 2025 16:31 WIB