Tenun Balai Panjang berpotensi tembus pasar internasional
Kamis, 30 Agustus 2018 10:53 WIB
Desainer nasional, Tuty Adib (kiri) ((Antara Sumbar/Novia Harlina)
Payakumbuh, (Antaranews Sumbar) - Desainer nasional, Tuty Adib mengatakan Tenun Balai Panjang (TBP), Payakumbuh, Sumatera Barat memiliki peluang besar menembus pasar internasional karena eksistensinya meningkat sejak dipamerkan dalam "London Fashion Week" pada Maret 2018.
"Saat membawa Tenun Balai Panjang dalam pameran di London, banyak orang yang tertarik dengan produk ini, dan setiba di Jakarta juga tidak sedikit media yang mewawancarai saya kenapa membawa produk tersebut ke sana," katanya di Payakumbuh, Kamis.
Ia mengatakan hal itu saat menghadiri pelatihan diversifikasi Tenun dalam rangka peningkatan daya saing produk Tenun Balai Panjang di Payakumbuh.
Tuty Adib merupakan desainer yang membawa Tenun Balai Panjang tampil pada ajang "London Fashion Week" 2018.
Menurutnya dari lima produk kain tradisional Indonesia yang berkesempatan tampil pada London Fashion Week 2018, Tenun Balai Panjang yang paling banyak disorot media karena mereka tertarik dengan kemunculan produk asli Payakumbuh itu.
Ia menjelaskan publik internasional menghargai karya yang dibuat dengan ketelitian dan hasil kerajinan yang dibuat secara manual. Bagi mereka semakin rumit sebuah produk tercipta, maka semakin mahal harganya.
Oleh sebab itu, ia mendorong produsen Tenun Balai Panjang agar memperhatikan tren mode khususnya tren warna yang diminati agar produk bisa diterima pasar.
"Produk kita memang tradisional, tapi juga harus memiliki gaya yang bisa diterima Internasional," ujar dia yang juga desainer langganan Presiden Jokowi itu.
Sementara Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Payakumbuh, Dafrul Pasi mengatakan Tenun Balai Panjang memiliki tantangan dalam menghasilkan produk kerajinan yang khas, unik dan sesuai selera pasar.
"Kita semua tahu, banyak daerah di Indonesia yang memiliki produk tenun khas daerahnya masing-masing, sehingga hal tersebut juga menjadi motivasi untuk lebih kreatif menciptakan produk," katanya.
Menurutnya, Tenun Balai Panjang harus memberikan daya tawar yang khusus, contohnya menciptakan motif sendiri yang melekat langsung dengan ciri khas Kota Payakumbuh.
Pihaknya terus berusaha untuk menambah sarana dan kapasitas produksi Tenun Balai Panjang, jika permintaan pasar terus meningkat, maka pihaknya akan memperluas peluang kerajinan ini bagi masyarakat Kota Payakumbuh lainnya.
"Jika permintaan pasar terus meningkat, maka kami akan buat kelompok-kelompok pengrajin tenun lainnya di luar Balai Panjang tanpa mengenyampingkan ciri khas produk," tambahnya.
Harga Tenun Balai Panjang kisaran Rp300 ribu hingga Rp600 ribu untuk bahan dasar pakaian. Kemudian harga songket Tenun Balai Panjang sekitar Rp800 ribu sampai Rp3 juta.
"Saat membawa Tenun Balai Panjang dalam pameran di London, banyak orang yang tertarik dengan produk ini, dan setiba di Jakarta juga tidak sedikit media yang mewawancarai saya kenapa membawa produk tersebut ke sana," katanya di Payakumbuh, Kamis.
Ia mengatakan hal itu saat menghadiri pelatihan diversifikasi Tenun dalam rangka peningkatan daya saing produk Tenun Balai Panjang di Payakumbuh.
Tuty Adib merupakan desainer yang membawa Tenun Balai Panjang tampil pada ajang "London Fashion Week" 2018.
Menurutnya dari lima produk kain tradisional Indonesia yang berkesempatan tampil pada London Fashion Week 2018, Tenun Balai Panjang yang paling banyak disorot media karena mereka tertarik dengan kemunculan produk asli Payakumbuh itu.
Ia menjelaskan publik internasional menghargai karya yang dibuat dengan ketelitian dan hasil kerajinan yang dibuat secara manual. Bagi mereka semakin rumit sebuah produk tercipta, maka semakin mahal harganya.
Oleh sebab itu, ia mendorong produsen Tenun Balai Panjang agar memperhatikan tren mode khususnya tren warna yang diminati agar produk bisa diterima pasar.
"Produk kita memang tradisional, tapi juga harus memiliki gaya yang bisa diterima Internasional," ujar dia yang juga desainer langganan Presiden Jokowi itu.
Sementara Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kota Payakumbuh, Dafrul Pasi mengatakan Tenun Balai Panjang memiliki tantangan dalam menghasilkan produk kerajinan yang khas, unik dan sesuai selera pasar.
"Kita semua tahu, banyak daerah di Indonesia yang memiliki produk tenun khas daerahnya masing-masing, sehingga hal tersebut juga menjadi motivasi untuk lebih kreatif menciptakan produk," katanya.
Menurutnya, Tenun Balai Panjang harus memberikan daya tawar yang khusus, contohnya menciptakan motif sendiri yang melekat langsung dengan ciri khas Kota Payakumbuh.
Pihaknya terus berusaha untuk menambah sarana dan kapasitas produksi Tenun Balai Panjang, jika permintaan pasar terus meningkat, maka pihaknya akan memperluas peluang kerajinan ini bagi masyarakat Kota Payakumbuh lainnya.
"Jika permintaan pasar terus meningkat, maka kami akan buat kelompok-kelompok pengrajin tenun lainnya di luar Balai Panjang tanpa mengenyampingkan ciri khas produk," tambahnya.
Harga Tenun Balai Panjang kisaran Rp300 ribu hingga Rp600 ribu untuk bahan dasar pakaian. Kemudian harga songket Tenun Balai Panjang sekitar Rp800 ribu sampai Rp3 juta.
Pewarta : Novia Harlina
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lapas Lubuk Basung Agam kembangkan batok kelapa-plastik jadi kerajinan
10 December 2024 16:25 WIB, 2024
PLN IP UBP Bukitinggi salurkan bantuan usaha kerajinan enceng gondok ke Sadama Agam
27 August 2024 17:27 WIB, 2024
Sadama binaan PT PLN olah enceng gondok jadi kerajinan bernilai ekonomis
25 August 2024 13:42 WIB, 2024
Dekranasda Agam berkomitmen kembangkan usaha kerajinan tingkatkan ekonomi pelaku
21 June 2024 16:28 WIB, 2024
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB