Natalie buka kran medali emas pada kejuaran dunia wushu antar universitas
Minggu, 5 Agustus 2018 6:58 WIB
Wushu. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Natalie Chriselda Tanasa membuka kran medali emas untuk kontingen Indonesia pada kejuaraan dunia wushu antar universitas atau "FISU World University Wushu Championship" di Makau, China, Sabtu (4/8) setelah mampu merebut angka tertinggi di nomor changquan putri.
Mahasiswi Universitas Surabaya itu berdasarkan data dari Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) yang diterima media di Jakarta, Minggu, mendapatkan nilai 9,30. Medali perak direbut atlet asal Taiwan, Lin yiping dengan nilai 9 ,24 dan medali perunggu direbut oleh wakil Malaysia, Cheah Aggie dengan nilai 9,20.
"Medali dari Natalie adalah emas pertama bagi kontingen Indonesia. Mudah-mudahan ada tambahan emas lagi ," kata manajer kontingen Indonesia, Heny Setyawati dalam keterangan resminya.
Selain meraih satu emas lewat Natalie Chriselda Tanasa, kontingen Indonesia juga meraih satu medali perak lewat Kamilla Lituhayu dan dua medali perunggu yang diraih oleh Wiliam Ajinata dan Natalie Chriselda Natasa dari nomor yang berbeda.
Sementara itu Kabid Binpres PB Wushu Indonesia Herman Wijaya mengemukakan, atlet yang dikirim ke kejuaraan dunia antar universitas ini merupakan hasil dari kejurnas wushu Piala Raja di Yogyakarta Maret lalu.
"Mereka yang dikirim ini berstatus mahasiswa dan berstatus juara," kata Herman Wijaya.
Kontingen Indonesia pada kejuaraan dunia Wushu antar universitas berkekuatan tujuh atlet yang terdiri empat atlet dari disiplin taolu (seni) dan tiga atlet untuk disiplin sanda (tarung). Atlet dari 25 negara ikut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.(*)
Mahasiswi Universitas Surabaya itu berdasarkan data dari Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) yang diterima media di Jakarta, Minggu, mendapatkan nilai 9,30. Medali perak direbut atlet asal Taiwan, Lin yiping dengan nilai 9 ,24 dan medali perunggu direbut oleh wakil Malaysia, Cheah Aggie dengan nilai 9,20.
"Medali dari Natalie adalah emas pertama bagi kontingen Indonesia. Mudah-mudahan ada tambahan emas lagi ," kata manajer kontingen Indonesia, Heny Setyawati dalam keterangan resminya.
Selain meraih satu emas lewat Natalie Chriselda Tanasa, kontingen Indonesia juga meraih satu medali perak lewat Kamilla Lituhayu dan dua medali perunggu yang diraih oleh Wiliam Ajinata dan Natalie Chriselda Natasa dari nomor yang berbeda.
Sementara itu Kabid Binpres PB Wushu Indonesia Herman Wijaya mengemukakan, atlet yang dikirim ke kejuaraan dunia antar universitas ini merupakan hasil dari kejurnas wushu Piala Raja di Yogyakarta Maret lalu.
"Mereka yang dikirim ini berstatus mahasiswa dan berstatus juara," kata Herman Wijaya.
Kontingen Indonesia pada kejuaraan dunia Wushu antar universitas berkekuatan tujuh atlet yang terdiri empat atlet dari disiplin taolu (seni) dan tiga atlet untuk disiplin sanda (tarung). Atlet dari 25 negara ikut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.(*)
Pewarta : Bayu Kuncahyo
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Insan pengayoman Sumbar ukir prestasi di kejuaraan wushu Indonesia All Games
10 December 2021 16:45 WIB, 2021
Wushu Sumbar tingkatkan kualitas pelatih, wasit dan juri melalui pelatihan
03 April 2021 13:29 WIB, 2021
Ini tanggapan Edgar Xavier Marvelo ketika wushu diakui sebagai cabang unggulan
01 April 2021 7:14 WIB, 2021
Tujuh jahitan di lengan tak hentikan Harris bawa pulang perak wushu untuk Indonesia
02 December 2019 11:35 WIB, 2019
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Klasemen BRI Super Legue pekan ke-21, Sabtu (14/2/2026), edisi tuan rumah kalah
14 February 2026 21:28 WIB
Klasemen BRI Super League pekan ke-21 Jumat (13/2/2026), Malut pepet Persija, Semen Padang tetap ke-16
13 February 2026 21:24 WIB