Ini jadwal pendaftaran SMA/SMK di Sumbar
Kamis, 21 Juni 2018 18:05 WIB
Ilustrasi - Calon siswa baru mengisi formulir pendaftaran pada penerimaan siswa baru - (ANTARA-SUMBAR/Syafril /12)
Padang, (Antaranews Sumbar) - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2019 untuk SMA/SMK di Sumatera Barat (Sumbar) dibuka Senin (25/6) hingga Jumat (29/6) 2018, kata Sekretaris Dinas Pendidikan provinsi itu, Bustavidia.
"Pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui www.ppdbsumbar.id," kata dia di Padang, Kamis.
Siswa dapat memilih sekolah yang diinginkan meskipun berada di luar kecamatan domisili, karena tidak ada sistem rayon yang diberlakukan.?
Masing-masing bisa mendaftar untuk empat sekolah, dua SMA dan dua SMK.
Ia meminta calon siswa untuk hati-hati dalam melakukan pendaftaran agar tidak terjadi kesalahan dan gagal terdaftar di sekolah yang diinginkan.
Sementara untuk sekolah yang belum memiliki akses internet, Dinas Pendidikan Sumbar meminta orangtua atau wali siswa mendatangi langsung sekolah yang dipilih untuk mendaftar secara luring (off line).
Jumlah SMA/SMK di Sumbar saat ini sebanyak 370 unit. Dari jumlah itu hanya 250 sekolah yang telah memiliki akses internet yang bagus, sementara 120 sekolah lainnya bisa menerima pendaftaran secara luring.
Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengatakan saat ini masih ada sekitar 13 persen daerah yang belum memiliki akses internet sehingga harus melaksanakan penerimaan siswa secara luring.
Daerah itu tersebar di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Pasaman Barat dan Solok Selatan.
Ia berharap pada 2019 seluruh SMA/SMK di Sumbar memiliki jaringan internet yang baik agar penerimaan siswa secara daring bisa dilaksanakan secara merata, demikian juga untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). (*)
"Pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui www.ppdbsumbar.id," kata dia di Padang, Kamis.
Siswa dapat memilih sekolah yang diinginkan meskipun berada di luar kecamatan domisili, karena tidak ada sistem rayon yang diberlakukan.?
Masing-masing bisa mendaftar untuk empat sekolah, dua SMA dan dua SMK.
Ia meminta calon siswa untuk hati-hati dalam melakukan pendaftaran agar tidak terjadi kesalahan dan gagal terdaftar di sekolah yang diinginkan.
Sementara untuk sekolah yang belum memiliki akses internet, Dinas Pendidikan Sumbar meminta orangtua atau wali siswa mendatangi langsung sekolah yang dipilih untuk mendaftar secara luring (off line).
Jumlah SMA/SMK di Sumbar saat ini sebanyak 370 unit. Dari jumlah itu hanya 250 sekolah yang telah memiliki akses internet yang bagus, sementara 120 sekolah lainnya bisa menerima pendaftaran secara luring.
Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengatakan saat ini masih ada sekitar 13 persen daerah yang belum memiliki akses internet sehingga harus melaksanakan penerimaan siswa secara luring.
Daerah itu tersebar di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Pasaman Barat dan Solok Selatan.
Ia berharap pada 2019 seluruh SMA/SMK di Sumbar memiliki jaringan internet yang baik agar penerimaan siswa secara daring bisa dilaksanakan secara merata, demikian juga untuk Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). (*)
Pewarta : Miko Elfisha
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TP PKK Padang Panjang dorong penguatan karakter untuk wujudkan sekolah ramah anak
28 February 2026 8:58 WIB
Bawaslu Pasaman Barat kerjasama dengan sekolah dalam upaya pengawasan pemilu
27 February 2026 20:22 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Roboh akibat banjir bandang, SDN 49 Batang Kabung kembali dibangun dengan TJSL PT Inalum
21 February 2026 1:44 WIB
65 Kepala Sekolah di Sumbar dilantik, Gubernur titip pembentukan karakter generasi masa depan
13 February 2026 17:47 WIB
Pemkot Solok terima 1.091 paket buku dan alat tulis untuk murid terdampak banjir
15 December 2025 22:44 WIB
TVRI kembangkan bakat seni siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang
04 December 2025 19:33 WIB