Basarnas Padang bantu pencarian korban KM Sinar Bangun
Rabu, 20 Juni 2018 14:36 WIB
Personil Basarnas merapatkan kapal usai melakukan pencarian penumpang korban tenggelamnya Kapal KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba di Dermaga Tigaras, Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (19/6/2018) dini hari. (ANTARA FOTO/Lazuardy Fahmi)
Padang, 20/6 (Antaranews Sumbar) - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Padang, Sumatera Barat mengirimkan tiga personel sebagai tim awal untuk ikut mencari dan mengevakuasi korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Basarnas Kota Padang, Ahmad Yunir, di Padang, Rabu mengatakan tim awal sudah diberangkatkan pada Senin (18/6) malam melalui jalur darat.
Menurutnya Basarnas Padang siap menambah pasukan bila memang dibutuhkan, pihaknya juga siap mengirimkan peralatan tambahan bila fasilitas pencarian yang dimiliki Basarnas Medan terbatas.
"Kami terus berkoordinasi dengan Basarnas Pusat dan komunikasi dengan Basarnas Medan mengenai hal ini," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga belajar dari insiden di Danau Toba yang terjadi pada Senin (18/6) sore itu sebagai langkah pencegahan agar hal serupa tidak terjadi di Perairan Kota Padang dan Sumbar.
Dari kejadian itu, lanjutnya Basarnas Padang memperketat pengawasan dan patroli, apalagi saat ini bertepatan dengan libur Lebaran 2018.
"Hari ini kita akan melakukan pemantauan dan pengawasan. Sebelum-sebelumnya juga telah dilakukan, apalagi saat libur lebaran ini," katanya.
Sebelumnya, KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Senin (18/6) petang. Kapal itu dilaporkan tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Samosir, menuju Tigaras, Simalungun, sekitar pukul 17.30 WIB.
Kapal kayu yang mngangkut ratusan penumpang tersebut diduga tenggelam karena cuaca buruk dengan angin kencang dan ombak besar.
Hingga saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban KM Sinar Bangun yang hilang.
***4***
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Basarnas Kota Padang, Ahmad Yunir, di Padang, Rabu mengatakan tim awal sudah diberangkatkan pada Senin (18/6) malam melalui jalur darat.
Menurutnya Basarnas Padang siap menambah pasukan bila memang dibutuhkan, pihaknya juga siap mengirimkan peralatan tambahan bila fasilitas pencarian yang dimiliki Basarnas Medan terbatas.
"Kami terus berkoordinasi dengan Basarnas Pusat dan komunikasi dengan Basarnas Medan mengenai hal ini," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga belajar dari insiden di Danau Toba yang terjadi pada Senin (18/6) sore itu sebagai langkah pencegahan agar hal serupa tidak terjadi di Perairan Kota Padang dan Sumbar.
Dari kejadian itu, lanjutnya Basarnas Padang memperketat pengawasan dan patroli, apalagi saat ini bertepatan dengan libur Lebaran 2018.
"Hari ini kita akan melakukan pemantauan dan pengawasan. Sebelum-sebelumnya juga telah dilakukan, apalagi saat libur lebaran ini," katanya.
Sebelumnya, KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Senin (18/6) petang. Kapal itu dilaporkan tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Simanindo, Samosir, menuju Tigaras, Simalungun, sekitar pukul 17.30 WIB.
Kapal kayu yang mngangkut ratusan penumpang tersebut diduga tenggelam karena cuaca buruk dengan angin kencang dan ombak besar.
Hingga saat ini tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban KM Sinar Bangun yang hilang.
***4***
Pewarta : Novia Harlina
Editor : Miko Elfisha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Korban pesawatATR 42-500 di jurang 200 meter dievakuasi helikopter Basarnas
21 January 2026 11:14 WIB
Basarnas lanjutkan pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung
21 January 2026 10:57 WIB
Basarnas: 11 penumpang berada di pesawat yang hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan
17 January 2026 17:02 WIB
Basarnas kerahkan personel respons pesawat hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan
17 January 2026 16:05 WIB
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB