Telkom kembangkan 111 usaha rintisan bervaluasi 63 juta dolar AS
Kamis, 24 Mei 2018 7:17 WIB
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Antara)
Jakarta, (Antaranews Sumbar) - PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom menyatakan telah berhasil mengembangkan 111 usaha rintisan (startup) dengan nilai valuasi mencapai sekitar 63 juta dolar AS sejak tiga tahun terakhir.
Perusahaan rintisan yang dibina dan dididik perusahaan pelat merah itu, telah menampung 18 ribu anak muda dari seluruh Indonesia untuk dikembangkan mendukung potensi industri kreatif digital melalui Program Indigo Creative Nation.
"Sampai hari ini, dari 18 ribu yang kami didik, ada 111 'startup' yang ada di pasar. Dari keseluruhan itu, kami valuasi 'market cap' (kapitalisasi pasar) mereka mencapai 63 juta dolar AS," kata Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana, di Jakarta, Rabu (23/5) malam.
Startup yang sukses itu, Choiriana menyebutkan pula, 90 persennya merupakan "startup" aktif dengan 75 persen dibiayai oleh perusahaan modal ventura Telkom yakni Telkom MDI (Metra Digital Inovasi).
"Kami yakin ini akan terus bisa meningkat. Kami coba akselerasi dari 'talent-talent' yang luar biasa tadi," ujarnya.
Choiriana menjelaskan pengembangan usaha rintisan dari perusahaan telekomunikasi nasional itu terbukti mampu mendorong tingkat keberhasilan "startup" untuk sukses hingga 53 persen.
"'Startup' hasil inkubasi kami keberhasilannya lebih dari 53 persen. Padahal rata-rata keberhasilan 'startup' hanyalah 20 persen. Makanya kami adalah tempat inkubasi terbaik di Indonesia," katanya pula.
Ia berharap ke depan akan ada lebih banyak generasi muda, terutama yang ingin berkarir di bidang penuh inovasi, untuk bisa memberikan kontribusi melalui Telkom.
Indigo Creative Nation diharapkan dapat terus mendorong kolaborasi dalam pembangunan ekosistem digital di Indonesia, sehingga terus menjadikan wadah tumbuh kembang "startup" digital indonesia yang kuat dan berkelanjutan.
"Kami harapkan target 'big number' (besar), karena ini untuk anak-anak muda luar biasa," katanya lagi.
Indigo Creative Nation diklaim sebagai inkubator yang memiliki akses pasar terluas, antara lain target 3 juta pelanggan Indihome, lebih dari 150 juta pengguna Telkomsel, hingga pelanggan segmen usaha kecil menengah dan korporasi serta pelanggan Telkom Internasional (Telin) pada 10 negara di dunia. (*)
Perusahaan rintisan yang dibina dan dididik perusahaan pelat merah itu, telah menampung 18 ribu anak muda dari seluruh Indonesia untuk dikembangkan mendukung potensi industri kreatif digital melalui Program Indigo Creative Nation.
"Sampai hari ini, dari 18 ribu yang kami didik, ada 111 'startup' yang ada di pasar. Dari keseluruhan itu, kami valuasi 'market cap' (kapitalisasi pasar) mereka mencapai 63 juta dolar AS," kata Direktur Consumer Service Telkom Siti Choiriana, di Jakarta, Rabu (23/5) malam.
Startup yang sukses itu, Choiriana menyebutkan pula, 90 persennya merupakan "startup" aktif dengan 75 persen dibiayai oleh perusahaan modal ventura Telkom yakni Telkom MDI (Metra Digital Inovasi).
"Kami yakin ini akan terus bisa meningkat. Kami coba akselerasi dari 'talent-talent' yang luar biasa tadi," ujarnya.
Choiriana menjelaskan pengembangan usaha rintisan dari perusahaan telekomunikasi nasional itu terbukti mampu mendorong tingkat keberhasilan "startup" untuk sukses hingga 53 persen.
"'Startup' hasil inkubasi kami keberhasilannya lebih dari 53 persen. Padahal rata-rata keberhasilan 'startup' hanyalah 20 persen. Makanya kami adalah tempat inkubasi terbaik di Indonesia," katanya pula.
Ia berharap ke depan akan ada lebih banyak generasi muda, terutama yang ingin berkarir di bidang penuh inovasi, untuk bisa memberikan kontribusi melalui Telkom.
Indigo Creative Nation diharapkan dapat terus mendorong kolaborasi dalam pembangunan ekosistem digital di Indonesia, sehingga terus menjadikan wadah tumbuh kembang "startup" digital indonesia yang kuat dan berkelanjutan.
"Kami harapkan target 'big number' (besar), karena ini untuk anak-anak muda luar biasa," katanya lagi.
Indigo Creative Nation diklaim sebagai inkubator yang memiliki akses pasar terluas, antara lain target 3 juta pelanggan Indihome, lebih dari 150 juta pengguna Telkomsel, hingga pelanggan segmen usaha kecil menengah dan korporasi serta pelanggan Telkom Internasional (Telin) pada 10 negara di dunia. (*)
Pewarta : Ade Irma Junida
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
13 mahasiswa serta Saga saja Pariaman berangkat, ikuti perkuliahan di Telkom University
25 August 2025 18:48 WIB
Bupati Pesisir Selatan terima kunjungan manajemen Telkom Grup, bahas BTS
01 November 2022 9:10 WIB, 2022
Langkah cepat tim recovery Telkom, akses telekomunikasi sudah pulih
26 February 2022 12:38 WIB, 2022
Teknologi 5G pertambangan kolaborasi Freeport-Telkom diluncurkan Mei 2022
09 January 2022 16:26 WIB, 2022
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam Sabtu (14/02/2026) hari ini naik Rp50 ribu jadi Rp2,954 juta per gram
14 February 2026 9:44 WIB
Sabtu (14/02/2026) hari ini, emas UBS Rp2,961 juta per gr, Galeri24 Rp2,938 juta per gr
14 February 2026 6:25 WIB
Jumat (13/02/2026) pagi emas UBS Rp3,008 juta/gr dan Galeri24 Rp2,992 juta/gr
13 February 2026 8:29 WIB
Emas batangan Antam, Kamis (12/02/2026) tak bergerak di angka Rp2,947 juta/gr
12 February 2026 9:04 WIB
Harga Emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram, Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:32 WIB
Simak harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian yang naik Rabu (11/02/2026) hari ini
11 February 2026 9:09 WIB