Nilai rata-rata UN SMP turun
Rabu, 23 Mei 2018 22:26 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. (ANTARA FOTO)
Jakarta, (Antaranews Sumbar) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan nilai rata-rata Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama mengalami penurunan.
"Memang ada penurunan skor dengan adanya soal High Order Thinking Skills (HOTS). Bahkan SMP lebih parah (penurunan skornya)," ujar Muhadjir pada buka puasa bersama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Jakarta, Rabu.
Meskipun demikian, dia mengatakan penurunan nilai rata-rata tersebut ada kaitannya dengan integritas. Hal itu dikarenakan semakin tinggi integritas, maka nilai UN mengalami penurunan.
Untuk SMP, lanjut Mendikbud, jumlah sekolah yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sebanyak 63 persen. Jauh lebih tinggi jika dibandingkan tahun 2017 UNBK untuk SMP sekitar 30 persen.
Dengan adanya soal-soal dengan daya nalar tinggi atau HOTS tersebut, Muhadjir mengatakan bisa mengetahui kondisi riil di lapangan.
"Di satu sisi, banyak siswa yang komplain dengan adanya soal HOTS ini. Tapi di sisi lain, jumlah siswa yang mendapatkan nilai sempurna untuk mata pelajaran matematika tingkat SMA naik dua kali lipat," kata dia.
Menurut Muhadjir, selama ini pihaknya memandang siswa kurang mampu mengerjakan soal-soal dengan daya nalar tinggi. Nyatanya, kemampuan siswa jauh di atas rata-rata.
"Selama ini, kemampuan siswa kita 400, kita kasih soal yang kemampuannya 150," katanya.
Soal dengan daya nalar tinggi, lanjut dia, merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari agar siswa memiliki kemampuan abad 21. Untuk itu, dia meminta PGRI untuk membantu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dalam melakukan pelatihan guru.
Sementara itu, Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan, pihaknya terus mendukung adanya pelatihan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi guru.
"Kami mendukung adanya soal-soal dengan daya nalar tinggi, tapi kami berharap tidak hanya pada saat ujian tetapi juga pada saat pembelajaran," kata Unifah. (*)
"Memang ada penurunan skor dengan adanya soal High Order Thinking Skills (HOTS). Bahkan SMP lebih parah (penurunan skornya)," ujar Muhadjir pada buka puasa bersama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Jakarta, Rabu.
Meskipun demikian, dia mengatakan penurunan nilai rata-rata tersebut ada kaitannya dengan integritas. Hal itu dikarenakan semakin tinggi integritas, maka nilai UN mengalami penurunan.
Untuk SMP, lanjut Mendikbud, jumlah sekolah yang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sebanyak 63 persen. Jauh lebih tinggi jika dibandingkan tahun 2017 UNBK untuk SMP sekitar 30 persen.
Dengan adanya soal-soal dengan daya nalar tinggi atau HOTS tersebut, Muhadjir mengatakan bisa mengetahui kondisi riil di lapangan.
"Di satu sisi, banyak siswa yang komplain dengan adanya soal HOTS ini. Tapi di sisi lain, jumlah siswa yang mendapatkan nilai sempurna untuk mata pelajaran matematika tingkat SMA naik dua kali lipat," kata dia.
Menurut Muhadjir, selama ini pihaknya memandang siswa kurang mampu mengerjakan soal-soal dengan daya nalar tinggi. Nyatanya, kemampuan siswa jauh di atas rata-rata.
"Selama ini, kemampuan siswa kita 400, kita kasih soal yang kemampuannya 150," katanya.
Soal dengan daya nalar tinggi, lanjut dia, merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari agar siswa memiliki kemampuan abad 21. Untuk itu, dia meminta PGRI untuk membantu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dalam melakukan pelatihan guru.
Sementara itu, Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan, pihaknya terus mendukung adanya pelatihan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi guru.
"Kami mendukung adanya soal-soal dengan daya nalar tinggi, tapi kami berharap tidak hanya pada saat ujian tetapi juga pada saat pembelajaran," kata Unifah. (*)
Pewarta : Indriani
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jokowi tunjuk Muhadjir dan Airlangga jadi Plt Mendes PDTT dan Menaker
01 October 2024 9:09 WIB, 2024
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
65 Kepala Sekolah di Sumbar dilantik, Gubernur titip pembentukan karakter generasi masa depan
13 February 2026 17:47 WIB
Pemkot Solok terima 1.091 paket buku dan alat tulis untuk murid terdampak banjir
15 December 2025 22:44 WIB
TVRI kembangkan bakat seni siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang
04 December 2025 19:33 WIB
Tanggal 25 November Hari Guru Nasional, ayo berikan ucapan selamat terbaik
24 November 2025 16:31 WIB