UN SD Pasaman Barat diikuti 8.471 murid
Kamis, 3 Mei 2018 20:29 WIB
Bupati Pasaman Barat, Syahiran didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Marwazi meninjau ujian Nasional Sekolah Dasar 2018 di SD 02 Pasaman, Kamis (3/5). (Antara Sumbar/Altas Maulana)
Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Pelaksanaan Ujian Nasional tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat diikuti sekitar 8.471 murid.
"Pelaksanaan UN tingkat SD sejauh ini berjalan lancar. Mudah-mudahan dapat memperoleh hasil yang maksimal nantinya," kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran saat meninjau UN SD 02 Pasaman, Kamis.
Ia mengatakan peserta UN SD se-Pasaman Barat mencapai 8.471 orang dengan rincian laki-laki sebanyak 4.357 dan perempuan 4.114 orang.
Menurutnya pihaknya terus berupaya meningkatkan mutu kualitas pendidikan di Pasaman Barat. Baik dari segi sarana prasana maupun dari segi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.
"Kita terus memperhatikan mutu pendidikan anak-anak kita. Sebab mereka adalah harapan bangsa masa depan," ujarnya.
Ia berpesan kepada para orangtua maupun guru untuk mengawasi anak mereka dari ancaman narkotika,? pergaulan bebas dan kenakalan remaja.
"Saat ini daerah kita menjadi sasaran penyebaran narkoba, oleh karenanya kita harus waspada terhadap anak cucu dan kemenakan kita," katanya.
Ia menyebutkan untuk mewujudkan kualitas pendidikan maka peran semua pihak sangat diharapkan.
Tidak saja peran pemerintah dan guru saja tetapi peran serta orang tua juga sangat diharapkan.
"Pendidikan PAUD dan SD merupakan pondasi untuk membentuk karakter anak sejak dini. Jadi harus dibina dan diperhatikan," katanya.
Sementara itu kepala sekolah SD Negeri 02 Pasaman, Irmayani Nasution mengatakan sekolah sudah berupaya keras memaksimalkan kemampuan akademik siswa dalam menjawab soal ujian, termasuk persiapan menghadapi akan adanya soal ujian berbentuk essay.
Menurutnya beberapa persiapan tersebut diantaranya melaksanakan sekolah sore yang menekankan pembahasan terhadap mata pelajaran yang akan diujikan selama ujian nasional nantinya.
Hingga berakhir mata pelajaran Bahasa Indonesia di hari pertama seluruh siswa di sekolah tersebut tidak menemukan kendala yang berarti. Termasuk dalam menjawab soal essay bahkan para peserta terlihat santai dalam menjawab soal ujian.
Ia berharap selama ujian bisa berjalan lancar termasuk kehadiran siswa saat ujian nantinya. Sehingga tidak perlu lagi melaksanakan ujian susulan. (*)
"Pelaksanaan UN tingkat SD sejauh ini berjalan lancar. Mudah-mudahan dapat memperoleh hasil yang maksimal nantinya," kata Bupati Pasaman Barat, Syahiran saat meninjau UN SD 02 Pasaman, Kamis.
Ia mengatakan peserta UN SD se-Pasaman Barat mencapai 8.471 orang dengan rincian laki-laki sebanyak 4.357 dan perempuan 4.114 orang.
Menurutnya pihaknya terus berupaya meningkatkan mutu kualitas pendidikan di Pasaman Barat. Baik dari segi sarana prasana maupun dari segi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia.
"Kita terus memperhatikan mutu pendidikan anak-anak kita. Sebab mereka adalah harapan bangsa masa depan," ujarnya.
Ia berpesan kepada para orangtua maupun guru untuk mengawasi anak mereka dari ancaman narkotika,? pergaulan bebas dan kenakalan remaja.
"Saat ini daerah kita menjadi sasaran penyebaran narkoba, oleh karenanya kita harus waspada terhadap anak cucu dan kemenakan kita," katanya.
Ia menyebutkan untuk mewujudkan kualitas pendidikan maka peran semua pihak sangat diharapkan.
Tidak saja peran pemerintah dan guru saja tetapi peran serta orang tua juga sangat diharapkan.
"Pendidikan PAUD dan SD merupakan pondasi untuk membentuk karakter anak sejak dini. Jadi harus dibina dan diperhatikan," katanya.
Sementara itu kepala sekolah SD Negeri 02 Pasaman, Irmayani Nasution mengatakan sekolah sudah berupaya keras memaksimalkan kemampuan akademik siswa dalam menjawab soal ujian, termasuk persiapan menghadapi akan adanya soal ujian berbentuk essay.
Menurutnya beberapa persiapan tersebut diantaranya melaksanakan sekolah sore yang menekankan pembahasan terhadap mata pelajaran yang akan diujikan selama ujian nasional nantinya.
Hingga berakhir mata pelajaran Bahasa Indonesia di hari pertama seluruh siswa di sekolah tersebut tidak menemukan kendala yang berarti. Termasuk dalam menjawab soal essay bahkan para peserta terlihat santai dalam menjawab soal ujian.
Ia berharap selama ujian bisa berjalan lancar termasuk kehadiran siswa saat ujian nantinya. Sehingga tidak perlu lagi melaksanakan ujian susulan. (*)
Pewarta : Altas Maulana
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Roboh akibat banjir bandang, SDN 49 Batang Kabung kembali dibangun dengan TJSL PT Inalum
21 February 2026 1:44 WIB
Mahasiswa Untidar bekali siswa SD di Maninjau siaga bencana lewat nyanyian dan permainan
17 February 2026 13:21 WIB
Siswa SD di Pasaman Barat ikuti gerakan literasi sekolah melalui kampanye gemar membaca
10 February 2026 19:26 WIB
Irman Gusman salurkan PIP Rp1,2 miliar untuk 2.008 siswa SD hingga SMK di Sumbar
07 January 2026 10:28 WIB
94 siswa SD di Padang Pariaman ikuti ujian semester di tenda darurat BNPB
08 December 2025 16:00 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Roboh akibat banjir bandang, SDN 49 Batang Kabung kembali dibangun dengan TJSL PT Inalum
21 February 2026 1:44 WIB
65 Kepala Sekolah di Sumbar dilantik, Gubernur titip pembentukan karakter generasi masa depan
13 February 2026 17:47 WIB
Pemkot Solok terima 1.091 paket buku dan alat tulis untuk murid terdampak banjir
15 December 2025 22:44 WIB
TVRI kembangkan bakat seni siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang
04 December 2025 19:33 WIB