Sawahlunto, (antara sumbar) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, BNI secara konsisten terus menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) nontunai dari program Kementerian Sosial yang saat ini sudah memasuki periode ke empat pada 2017, khusus di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat sudah tuntas.

Program PKH sebagai wujud komitmen pemerintah dalam  memajukan kesejahteraan umum dan keadilan sosial terus dilakukan.

Pada kali ini, penyaluran PKH tahap IV dipusatkan di Kota Tambang, Sawahlunto yang dihadiri oleh 350 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dilengkapi dengan fitur saving account dan e-wallet, yakni satu kartu dapat digunakan untuk berbagai program Bansos dan subsidi, sehingga ke depan semua KPM dapat langsung bertransaksi di seluruh channel transaksi BNI baik itu ATM maupun Agen46,” papar Head of Consumer Banking, Firmansyah pada 29 November 2017 di Sawahlunto.

Ia menjelaskan bahwa Agen46 merupakan agen individu yang ditunjuk oleh BNI sebagai kepanjangan tangan bank ini dalam melakukan layanan perbankan sederhana seperti tarik tunai tabungan, setoran tabungan, transfer antar rekening, pembelian pulsa serta pembayaran rekening listrik dan transaksi lainnya.

Sedangkan dalam sistem penyaluran ini, tambah Firmansyah, dibangun pula sistem monitoring berupa dashboard yang bersifat online untuk pemantauan, penyaluran,dan penyerapan bantuan sosial serta rekonsiliasinya.



Sistem ini dapat diakses untuk kepentingan secara nasional sampai dengan desa. “Untuk pengembangan ke depan, metode ini juga dapat diterapkan untuk penyaluran bantuan sosial atau subsidi lainnya seperti pupuk, elpiji, sehingga dapat mendukung program pemerintah untuk bantuan sosial dan subsidi,” ungkapnya.

Ditemui di kesempatan terpisah, CEO BNI Wilayah Padang , Rahmad Hidayat menyampaikan bahwa secara simbolik penyerahan bantuan PKH Tahap IV di Kota Sawahlunto diserahkan langsung oleh Kementerian Sosial yang diwakili oleh Kepala Balai Diklat Regional 1 Sumatera, Kanjeng Pangeran Haryo Suryo Darsono dan Wakil Walikota Sawahlunto H. Ismed SH.

Bersamaan dengan hal tersebut, kali ini penyerahan juga bersamaan dengan penyerahan sembako kepada KPM serta penyerahan Beasiswa kepada perwakilan 10 orang putra putri KPM dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar dan Tabungan Simpel.

Sebagaimana diketahui penyaluran PKH nontunai menggunakan pola baru berupa layanan produk dan jasa perbankan dari sebelumnya yang diberikan tunai.

Pada pola baru ini, penerima manfaat PKH mendapatkan buku tabungan sekaligus KKSmdimana di dalam kartu tersebut sudah berisi nominal sejumlah uang bantuan sosial dari Kementerian Sosial, atau dengan kata lain KKS tersebut berfungsi sebagai kartu Debit ATM bagi penerima PKH.

Rahmad Hidayat menambahkan bahwa penyaluran Bantuan Sosial nontunai Program Keluarga Harapan ( PKH )  ini merupakan momentum yang baik bagi BNI sebagai Agent Of Development dimana telah memasuki Tahap IV untuk tahun 2017.

Pada 2017 ini sebanyak 6 Juta Keluarga penerima manfaat yang berada di 98 Kota dan 200 Kabupaten menerima bantuan PKH nontunai melalui bank-bank HIMBARA.***

Pewarta : Prita-ant
Editor :
Copyright © ANTARA 2024