London, (Antara Sumbar) -  KBRI London, Inggris mengimbau warga Indonesia di London untuk tetap waspada menyusul penembakan di stasiun kereta bawah tanah di Oxford Street, pusat kota London dan pusat keramaian pada Jumat sore pukul 16.38, waktu Inggris atau atau 23.00 waktu Indonesia.

          Seorang warga Indonesia yang lama menetap di London, Zulinda Tando Berry Natalegawa yang saat kejadian berada di sekitar pusat perbelanjaan itu mengakui ia melihat orang berlari dari megastore Selfridges.

        "Linda tadi pulang kantor mau ketemu teman janjian di Selfridges," ujar Linda dalam laman Facebook nya.

         Linda demikian Zulinda Tando Berry Natalegawa yang biasa disapa rekan-rekannya bekerja di Kedutaan Brunei itu mengaku ia melihat orang lari-lari dari arah Selfridges yang membuatnya  panik dan juga ada yang jatuh, namun Linda berhasil  masuk ke toko.

        "Ternyata katanya ada sesuatu deket Oxford Circus, jadi toko tutup semula Linda aman masuk toko dan ternyata rekan Linda, Nita juga ada di Selfridges," tulisnya.

          Kepolisian Inggris (Metropolitan Police) telah menerima laporan penembakan di Oxford Circus Underground Tube Station (stasiun kereta bawah tanah), di Oxford Street, pusat kota London dan pusat keramaian di Ibukota Inggris, pada Jum¿at sore pukul 16.38.
 
     Tanggal 24 November 2017 jatuh pada hari Jumat keempat di bulan November, yang di Inggris diperingati sebagai Black Friday, yang menandai awal periode belanja kebutuhan Natal. Oxford Street yang terkenal sebagai pusat perbelanjaan di tengah kota London lebih ramai dikunjungi khususnya untuk memanfaatkan potongan harga dalam rangka Black Friday.

          Ratusan orang yang berada di sekitar lokasi panik berhamburan keluar dari stasiun kereta bawah tanah tersebut. Kepolisian Inggris menangani laporan tersebut bagaikan laporan serangan teroris dan bergegas ke lokasi.     
      Polisi mengarahkan massa untuk berlindung di dalam gedung selama proses investigasi berlangsung dan mengimbau melalui berbagai media untuk menghindari area Oxford Street.

       Pada pukul 18.05, pihak Kepolisian mengumumkan bahwa investigasi telah ditutup dan tidak ditemukan adanya bukti penembakan di lokasi kejadian dan tidak ada korban dari insiden ini. Akan tetapi, pihak Kepolisian tetap berjaga-jaga di lokasi sebagai antisipasi.

          Menyusul insiden Oxford Circus ini, KBRI London dalam keterangan nya mengimbau WNI di London untuk tetap waspada terhadap kemungkinan ancaman keamanan.

       Dalam kondisi darurat bahaya, segera laporkan kepada pihak Kepolisian melalui nomor telepon 101 atau 999. KBRI London dapat dihubungi melalui nomor Hotline +44 (0)7881221235 dan +44 (0)7795105477. (*)

Pewarta : Zeynita Gibbons
Editor :
Copyright © ANTARA 2024