Satu Calhaj Embarkasi Padang Meninggal di Asrama
Minggu, 6 Agustus 2017 12:29 WIB
Ilustrasi - (ANTARA SUMBAR/ Ira Febrianti)
Padang, (Antara Sumbar) - Satu calon haji Embarkasi Padang, Sumatera Barat yang tergabung dalam kloter IX atas nama Minas Kawi usia 62 tahun meninggal dunia di Asrama Haji Tabing pada pukul 08.05 WIB setelah mengalami hipertensi.
"Almarhumah meninggal di kamar tadi pagi setelah mengalami keluhan pusing," kata Staf Sekretariat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Padang Hami Mulyawan di Padang, Minggu.
Ia mengatakan sebelumnya yang bersangkutan dalam kondisi sehat saat masuk asrama haji sejak sehari sebelumnya pada Sabtu (5/8).
"Namun tiba-tiba tadi pagi ia mengeluhkan pusing kemudian tidur dan di kamar dan akhirnya dilaporkan telah meninggal dunia," ujar dia.
Jenazah sudah diantar oleh Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Padang ke kampung halaman di Kabupaten Limapuluh Kota.
Karena yang bersangkutan sudah masuk asrama haji maka keluarga yang ditinggalkan berhak mendapatkan santunan asuransi, ujarnya.
Sementara sebanyak 390 calon haji yang tergabung dalam kloter IX dijadwalkan akan bertolak ke Madinah dari Bandara Internasional Minangkabau pada Minggu pukul 15.15 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 seri 300 ER.
Kloter IX berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota 301 orang dan dari Padang 84 orang serta didampingi lima petugas haji.
Jamaah tertua kloter IX atas nama Sarifah Nur Abdlulah usia 80 tahun dan termuda Ihsan Alhadi 33 tahun, ujarnya.
Dua calon haji lainnya dari kloter IX juga mengalami penundaan keberangkatan atas nama Dalmis Narawi usia 68 tahun karena sakit dan Nurhayati Kasimin usia 66 karena merawat suami sakit.
Embarkasi Haji Padang memberangkatkan 6.347 calon haji pada musim haji 2017 terdiri atas 16 kelompok terbang.
Dari 6.347 calon haji tersebut 4.628 orang berasal dari Sumbar dan 1.641 orang dari Bengkulu.
Jumlah calon haji yang berangkat tahun ini mengalami peningkatan sekitar 20 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 4.946 orang terdiri atas 11 kloter.
Sebelumnya Humas PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau Fendrick Sondra memastikan pihaknya siap melayani jamaah dengan semua fasilitas yang telah dipersiapkan.
Terkait pesawat haji yang digunakan adalah jenis Boeing 777-300 ER yang berbadan besar ia memastikan bisa mendarat di BIM dengan baik.
"Kami sudah siapkan semuanya mulai dari navigasi, parking stand serta fasilitas pendukung lainnya," ujar dia. (*)
"Almarhumah meninggal di kamar tadi pagi setelah mengalami keluhan pusing," kata Staf Sekretariat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Padang Hami Mulyawan di Padang, Minggu.
Ia mengatakan sebelumnya yang bersangkutan dalam kondisi sehat saat masuk asrama haji sejak sehari sebelumnya pada Sabtu (5/8).
"Namun tiba-tiba tadi pagi ia mengeluhkan pusing kemudian tidur dan di kamar dan akhirnya dilaporkan telah meninggal dunia," ujar dia.
Jenazah sudah diantar oleh Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Padang ke kampung halaman di Kabupaten Limapuluh Kota.
Karena yang bersangkutan sudah masuk asrama haji maka keluarga yang ditinggalkan berhak mendapatkan santunan asuransi, ujarnya.
Sementara sebanyak 390 calon haji yang tergabung dalam kloter IX dijadwalkan akan bertolak ke Madinah dari Bandara Internasional Minangkabau pada Minggu pukul 15.15 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia Boeing 777 seri 300 ER.
Kloter IX berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota 301 orang dan dari Padang 84 orang serta didampingi lima petugas haji.
Jamaah tertua kloter IX atas nama Sarifah Nur Abdlulah usia 80 tahun dan termuda Ihsan Alhadi 33 tahun, ujarnya.
Dua calon haji lainnya dari kloter IX juga mengalami penundaan keberangkatan atas nama Dalmis Narawi usia 68 tahun karena sakit dan Nurhayati Kasimin usia 66 karena merawat suami sakit.
Embarkasi Haji Padang memberangkatkan 6.347 calon haji pada musim haji 2017 terdiri atas 16 kelompok terbang.
Dari 6.347 calon haji tersebut 4.628 orang berasal dari Sumbar dan 1.641 orang dari Bengkulu.
Jumlah calon haji yang berangkat tahun ini mengalami peningkatan sekitar 20 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 4.946 orang terdiri atas 11 kloter.
Sebelumnya Humas PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau Fendrick Sondra memastikan pihaknya siap melayani jamaah dengan semua fasilitas yang telah dipersiapkan.
Terkait pesawat haji yang digunakan adalah jenis Boeing 777-300 ER yang berbadan besar ia memastikan bisa mendarat di BIM dengan baik.
"Kami sudah siapkan semuanya mulai dari navigasi, parking stand serta fasilitas pendukung lainnya," ujar dia. (*)
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018