Jakarta, (Antara Sumbar) - Kolombia meraih posisi ketiga kejuaraan sepak bola Piala Amerika 2016 setelah mengalahkan tuan rumah Amerika Serikat 1-0 dalam perebutan posisi ketiga di Stadion University of Phoenix Glendale, Arizona, AS, Sabtu malam waktu setempat atau Minggu WIB.
Pertandingan dua tim itu, seperti dipantau Antara di Jakarta, seakan mengulang kemenangan tim Los Cafeteros atas tim AS 2-0 dalam laga pembuka Piala Amerika ke-100 itu di Levi's Stadium Santa Clara, California pada 3 Juni.
Tim asuhan Jose Pekerman membuka serangan lewat Juan Cuadrado yang mengirim umpan silang ke kotak penalti AS. Matt Besler dengan mudah menghalau serangan perdana itu.
Amerika Serikat membalas serangan awal Kolombia dengan beberapa upaya yang disertai kontak fisik kepada pemain tamu. Tapi, James Rodriguez terus mendominasi bola pada menit-menit awal.
Kedua tim terus mencoba dapatkan keunggulan dengan tembakan para pemain penyerangnya ke arah gawang. Tendangan Rodriguez pada menit ke-13 terselamatkan kiper AS Tim Howard dan sepakan Clint Dempsey yang mendapatkan bola dari Bobby Wood dapat ditahan pemain belakang Kolombia pada menit ke-17.
Kolombia membuka kemenangan pada menit ke-31 setelah Carlos Bacca akhirnya dapat membobol gawang Howard. Gol itu adalah buah dari kerja sama lini depan Kolombia.
Rodriguez yang menggiring bola sampai depan tengah mengumpan ke Santiago Arias yang lolos dari kawalan Bedoya. Bola pun disundul Arias ke depan gawang yang langsung disambut Bacca yang gagal diredam Michael Bradley.
Anak-anak latih Jurgen Klinsmann berusaha membalas pada menit ke-36 dan menit ke-42. Sayang, tidak satu pun dari serangan Jones, Bedoya, Wood, dan Dempsey yang menggetarkan jala gawang kiper Ospina. Babak pertama berakhir dengan keunggulan Kolombia 1-0.
The Yanks yang ingin memuaskan para pendukungnya di kandang tampil lebih agresif pada babak kedua dan mencoba taklukkan tim tamunya. Peluang itu muncul saat AS mendapatkan kesempatan tendangan bebas.
Dempsey yang mengeksekusi tendangan bebas pada menit ke-51 hampir menyamakan kedudukan bagi timnya. Sayang, bola dapat terbaca oleh Opsina, tipis di bawah bibir gawang.
Tiga serangan AS pada menit ke-56, ke-62, dan ke-65 tidak satu pun menghasilkan gol karena bola seringkali hanya membentur tiang gawang. Demikian pula saat Cuardado melesatkan bola pada menit ke-60.
Jelang 10 menit babak kedua usai, kedua tim banyak melakukan pergantian pemain. Tapi, tidak satu gol tercipta untuk mengubah kedudukan babak pertama meski wasit Daniel Fedorczuk telah memberikan waktu tambah lima menit. Bahkan, permainan sempat diwarnai kartu merah kepada pemain Michael Orozco dan Santiago Arias pada waktu tambahan itu.
Babak kedua berakhir dan Kolombia harus puas sebagai tim yang meraih posisi ketiga Piala Amerika 2016. Tim La Tricolor merupakan tim juara Piala Amerika 2001 dan pada 2004 kalah dalam laga perebutan posisi ketiga oleh tim Uruguay. Sedangkan AS mengulang sejarahnya pada Piala Amerika 1995 yang juga kalah pada perebutan posisi ketiga.