Bukittinggi,  (Antara) - Satu orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), tidak mengikuti Ujian Nasional (UN) hari pertama akibat mengalami kecelakaan pada Minggu (3/4).


         Kepala Bidang Sekolah Menengah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bukittinggi, Erdi di Bukittinggi, Senin, mengatakan siswa tersebut merupakan siswa SMK Gema Nusantara (Genus).


         "Saat ini sedang dalam perawatan di rumah sakit sehingga berhalangan mengikuti UN dan akan mengikuti ujian susulan yang dijadwalkan seminggu setelah pelaksanaan UN," ujarnya.


         Ia menambahkan bila kemudian kondisi siswa tersebut masih tidak mendukung untuk pelaksanaan ujian susulan, maka hal tersebut akan dibicarakan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar.


         "Kami akan buat laporan kepada Dinas Pendidikan Provinsi mengenai kondisi siswa tersebut dan meminta arahan terkait pelaksanaan ujian susulan baginya. Namun tentu diharapkan kondisinya dapat segera pulih untuk ikut ujian susulan sesuai jadwal," jelasnya.


         Ia menambahkan, UN 2016 dilaksanakan pada 4 sampai 7 April. Pada hari pertama, mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Kimia diujikan bagi siswa SMA jurusan IPA, mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Geografi untuk jurusan IPS, dan Bahasa Indonesia untuk siswa SMK.


         Hari ke dua, Selasa (5/4), mata pelajaran Matematika dan Biologi untuk jurusan IPA, Matematika dan Sosiologi untuk jurusan IPS dan Matematika untuk SMK.


         Sementara hari ke tiga (6/7) mata pelajaran Bahasa Inggris dan Fisika untuk jurusan IPA, Bahasa Inggris dan Ekonomi untuk IPS dan Bahasa Inggris untuk SMK.


         "Lalu pada 7 April 2016, ujian hanya diikuti siswa SMK untuk Teori Kejuruan," ujarnya.


         Sebelumnya, Sekretaris Disdikpora setempat, Sosiawan Putra menyebutkan peserta UN Bukittinggi berjumlah 4.124 siswa dengan rincian 2.597 siswa SMA dan MA dan 1.527 siswa SMK.


         "Sebanyak 2.597 siswa tersebut berasal dari 11 SMA dan 2 MA dan 1.527 siswa dari 12 SMK," sebutnya. (*)