Painan, (AntaraSumbar) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan menyiapkan sebanyak 4.599 siswa setingkat sekolah menengah atas (SMA) untuk mengikuti ujian nasional (UN) 2016.


         Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan Zulkifli di Painan, Senin, mengatakan, jumlah tersebut terdiri dari dua jurusan yakni SMA jurusan IPA sebanyak 2.400 dan IPS sebanyak 2.199 orang.


         Sementara untuk Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) dan swasta tercatat sebanyak 2.421. Terdiri dari jurusan IPA sebanyak sebanyak 271 dan IPS sebanyak 357 Orang serta keagamaan sebanyak 1.793 orang.


         Pelaksanaan UN 2016 setingkat SMA, baik negeri maupun swasta akan diselenggarakan pada tanggal 4-6 April 2016. Sedangkan tingkat sekolah menengah pertama (SMP) akan diselenggarakan pada 9 hingga 12 Mei 2016.


         Peserta UN tingkat SMP swasta dan negeri tercatat 9.129 orang. Sebanyak 6.271 orang diantaranya peserta dari SMP dan Madrasyah Tsanawiyah (MTS) sebanyak 2.858 orang.


         Untuk UN tingkat SMA, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat akan menugaskan sebanyak 350 guru sebagai tenaga pengawas ruangan dan SMP sebanyak 700 orang. Mereka (guru) akan ditugaskan di ruangan pada sekolah-sekolah pelaksana untuk mengawas UN 2016 yang telah ditetapkan.


         Untuk menyukseskan UN tersebut, saat ini seluruh siswa kelas III atau kelas 12 SMA diseluruh jajaran dinas pendidikan setempat tengah melakukan UN percobaan (try out).


         "Seperti UN sebelumnya, sistem pengawasan yang akan dilakukan pada UN 2016 tingkat SMA adalah sistem silang. Dimana pengawas pada sekolah A akan bertugas mengawas UN pada sekolah C, D atau sekolah lainnya. Begitu seterusnya sekolah C, B atau D dapat mengawas di sekolah yang bukan tempat mereka (guru) mengajar, " katanya.


         Setiap ruangan ujian akan diawasi oleh dua guru pengawas yang berasal dari sekolah yang berbeda. Begitu juga dengan meja dalam ruangan ujian, masing masingnya diisi dengan nomor ujian peserta.


         Selain guru, pengawas UN 2016 juga akan dilakukan oleh tenaga pengawas dari Dinas Pendidikan Kabupaten dan tim lainnya, sehingga UN 2016 berjalan sesuai dengan harapan yakni tamatan SLTA berkualitas.


         Suhendri salah seorang kepala SMA di kabupaten itu, mengatakan pihaknya siap melaksanakan UN 2016 dengan sebaik-baiknya dan sejujur jujurnya. Menyambut UN 2016 pihaknya telah mengadakan berbagai kegiatan sekolah.


         Selain try out, para guru di setiap sekolah juga telah memberikan pelajaran tambahan dan berbagai pelatihan kepada calon peserta UN sehingga mereka (peserta UN) tidak lagi bingung saat mengikuti UN nanti.  (*)