Sawahlunto, 7/11(Antara) - Petugas kepolisian dari jajaran Polres Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, melaksanakan kegiatan pengamanan bersifat preemtif terhadap seluruh rombongan kafilah MTQ nasional ke XXXVI tingkat Provinsi Sumatera Barat, di Sawahlunto, Sabtu.


Kapolres setempat, AKBP Djoko Ananto SIK, di Sawahlunto, mengatakan kegiatan tersebut berupa himbauan langsung kepada seluruh kafilah yang mulai berdatangan sejak Sabtu Pagi(7/11), agar menjaga barang-barang bawaannya supaya tidak hilang atau tercecer.


"Kegiatan dilakukan oleh petugas dari Satuan Intel dan Keamanan Polres Sawahlunto, dibantu anggota polisi sektor sejajaran dengan mendatangi seluruh rombongan guna diberikan pengarahan terkait upaya dini yang harus dilakukan setiap kafilah agar tidak terjadi kasus barang hilang atau tercecer," kata dia.


Selain itu, lanjutnya, petugas juga dikerahkan ke seluruh pemondokan untuk menyampaikan imbauan yang sama dan menempelkan nomor telepon yang bisa dihubungi saat terjadi peristiwa menonjol berupa kehilangan barang atau tindak pidana pencurian.


Menurutnya, nomor telepon yang ditempelkan tersebut adalah milik kapolsek masing-masing wilayah kecamatan, sebagai langkah awal dalam memberikan layanan tindakan cepat apabila terjadi gangguan kamtibmas yang menimpa para kafilah.


"Kafilah juga diimbau untuk tidak meninggalkan benda-benda berharga seperti perhiasan, laptop dan telepon seluler miliknya di pemondokan, hal itu penting diperhatikan karena benda-benda tersebut mudah tercecer dan sulit ditemukan apabila ada yang mengambilnya tanpa izin," jelas dia.


Selain itu, lanjutnya, masyarakat pemilik kendaraan bermotor juga diminta untuk tidak memarkirkan kendaraannya pada tempat-tempat yang sudah disediakan, serta tidak meninggalkan kendaraan dalam keadaan tidak terkunci bagi kendaraan roda empat ,dan memastikan setang kendaraan roda dua dalam keadaan terkunci serta tidak meninggalkan barang-barang bawaan di sepeda motor.


Menurutnya, kewaspadaan dini juga perlu dibangun oleh seluruh lapisan masyarakat dengan memastikan seluruh pintu dan jendela rumah sudah terkunci saat ditinggalkan, sehingga potensi kerugian akibat tindak pencurian bisa ditekan sejak awal.


"Petugas sudah disiagakan dalam mengamankan kegiatan ini, namun hal itu juga membutuhkan kesadaran dari seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kondusifnya situasi kamtibmas, selama pelaksanaan MTQ ke XXXVI ini," kata dia.


Pantauan Antara, sejumlah petugas kepolisian dari Satuan Intel dan Keamanan disebar ke seluruh titik-titik terjadinya konsentrasi massa yang merupakan para kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang sedang melakukan aktifitas pendaftaran setelah kegiatan penyambutan secara resmi oleh pemerintah kota itu di kawasan Hall PT Bukit Asam-Unit Pertambangan Ombilin (BA-UPO) Kota Sawahlunto.


Petugas juga terlihat mendampingi para kafilah ke pemondokan mereka dan memberikan pengarahan terkait antisipasi dini terjadinya tindak pelanggaran dan kejahatan, serta menjelaskan langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan apabila melihat, mengetahui atau menjadi korban dari tindak kejahatan itu sendiri.


Hingga Sabtu Sore (7/11), tercatat seluruh kafilah sudah berada di Kota Sawahlunto guna melakukan pendaftaran dan secara bertahap mulai menempati pemondokan yang sudah disediakan oleh panitia pelaksana MTQ nasional ke-XXXVI tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Sebelumnya,  Kepolisian Resor (Polres) Kota Sawahlunto mengerahkan sebanyak 170 personel dalam kegiatan pengamanan pelaksanaan MTQ ke-XXXVI tingkat Provinsi Sumatera Barat, 7 hingga 14 November 2015.


Kapolres setempat, AKBP Djoko Ananto SIK melalui Kabag Ops Kompol Yon Hendri SH, di Sawahlunto, Selasa, mengatakan seluruh personel tersebut dibagi menjadi dua kelompok yakni petugas lapangan sebanyak 100 personel dan sisanya disiagakan di pos masing-masing satuan yang ada di Polres Sawahlunto se-jajaran.[]cpw7