Jakarta, (ANTARA) - Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Musyawarah Kekeluargaan Gotong-Royong (MKGR) merayakan hari ulang tahun ke-53 dan pimpinannya berharap para kader dapat menghidupkan kembali semangat kejujuran dan bermusyawarah. "Saya bangga karena MKGR masih dapat berdiri dan kita semua masih dapat berkumpul untuk merayakan hari jadi organisasi ini sekaligus peringatan hari lahir pendiri MKGR Bapak Sugandhi," kata Ketua umum DPP MKGR Soeyono di Jakarta, Kamis. Perayaan HUT tersebut juga diwarnai diskusi publik yang bertema "Damai Bangsaku, Damai Negaraku". Soeyono menekankan bahwa MKGR merupakan organisasi kemasyarakatan bukanlah organisasi politik, sehingga kegiatan yang dilakukan dan karya yang dihasilkan ditujukan untuk kepentingan masyarakat luas. "Jadi, keberadaan kita ini untuk membangun dan mengembangkan masyarakat Indonesia, bukan untuk mendukung partai politik atau tokoh politik tertentu," ujarnya. Dia juga mengajak para kadernya untuk selalu menjalankan dan meneruskan panca moral yang ditanamkan MKGR. Salah satunya dengan mengandalkan kejujuran dan musyawarah dalam mengatasi persoalan-persoalan bangsa. "Bangsa kita mengakui kejujuran sebagai pedoman hidup yang sangat baik, namun sekarang ini kejujuran dan musyawarah sudah banyak ditinggalkan," tuturnya. Karena itu, dia berharap para kader MKGR dapat menghidupkan kembali semangat kejujuran dan bermusyawarah, khususnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada kesempatan itu, dia juga menekankan pentingnya memelihara dan meneruskan hasil-hasil reformasi, antara lain demokratisasi, desentralisasi, dan digitalisasi. "Untuk desentralisasi sudah berjalan dengan baik karena pembangunan mulai merata, sedangkan demokratisasi masih harus ditingkatkan agar tidak hanya berfokus pada elit politik," katanya. Dia juga berharap MKGR tidak stagnan dan dapat berperan dengan mengikuti era digitalisasi yang semakin berkembang. Acara tersebut dihadiri oleh para kader MKGR, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Lili Wahid dan Sekretaris Jenderal Asosiasi Pembayar Pajak Indonesia (APPI) HM Sasmito Hadinagoro. MKGR merupakan organisasi masyarakat yang didirikan pada 1960 oleh RH. Sugandhi Kartosubroto dengan tujuan mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis dan menghargai keragaman. Sejarah MKGR diawali rasa keprihatinan sejumlah warga Indonesia terhadap kondisi Indonesia yang pada saat itu masih diselimuti berbagai kesulitan setelah kemerdekaan. (*/jno)