Kemendikbud akan Selenggarakan UN-CBT di 458 Sekolah
Senin, 23 Februari 2015 14:15 WIB
Jakarta, (Antara) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menyelenggarakan ujian nasional (UN) computer based test (CBT) di 458 sekolah di seluruh Indonesia yang telah terverifikasi, kata Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Nizam.
"Sekolah-sekolah yang akan melaksanakan UN CBT ini tersebar di 27 provinsi," katanya di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Senin.
Menurutnya, sekolah-sekolah itu telah lolos verifikasi data terkait pemenuhan sarana dan prasarana serta sumber daya manusianya.
Ia mengatakan UN CBT akan dilaksanakan sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), dan sekolah meenengah kejuruan (SMK).
"Yang banyak itu SMA dan SMK. Kalau SMP itu di bawah seratus jumlahnya," ujar dia.
UN CBT, lanjutnya, akan mulai lebih awal pada 7 April 2015 dibanding UN tertulis atau "paper based test" yang dilaksanakan pada 13 April 2015.
"Karena CBT itu kan rasio jumlah komputer dan siswanya itu 1:3, jadi nanti tiga shift (pergantian waktu) ada yang pagi, siang dan sore," katanya.
Berdasarkan rasio jumlah komputer dan siswa sekolah itu, ia katakan, hanya satu mata pelajaran akan diujikan setiap harinya.
Sedangkan pada UN tertulis, dua mata pelajaran dapat diujikan dengan masing-masing waktu pengerjaan soal selama 120 menit.
"Kalau di CBT, siswa akan ujian gantian jadi satu hari hanya satu mata pelajaran, dengan diakumulasikan dengan enam mata pelajaran berarti enam hari. Tapi kalau papar based bisa dua mata pelajaran diujikan sehari," katanya.
Sebanyak 458 sekolah itu, katanya, diperoleh dari masukan direktorat-direktorat pembinaan dari SMP, SMA, dan SMK. Data itu kemudian dikirim ke provinsi untuk melakukan verifikasi data.
"Pihak provinsi melakukan verifikasi data benar tidak sekolah-sekolah itu punya atau cukup sarana dan prasarananya dan SDM, kemudian dari provinsi itu, kita dapat masukan, maka kita dapat 458 sekolah itu," ujarnya.
Ia berharap pelaksanaan UN dengan sistem CBT dapat mengurangi tindak kecurangan lewat contek menyontek seperti pada UN tertulis.
"Kejujuran akan lebih terdorong, anank-anak akan lebih percaya diri didorong lebih mengandalkan rasa kemampuan diri," katanya.
Sekolah yang akan melakukan UN dengan sistem CBT antara lain SMAN 68 Jakarta, SMA Kristen 1 BPK Penabur, SMA Pangudi Luhur, SMA Lab School Jakarta, dan SMAN 21 Jakarta. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Resmi perpanjang kontrak, Thomas Tuchel akan terus latih Inggris hingga 2028
13 February 2026 4:41 WIB
Persita dalam bidikan Semen Padang FC yang akan buktikan kekuatan di kandang
04 February 2026 14:13 WIB
Pemprov Sumbar Akan prioritaskan ke Daerah Terdampak Bencana pada Kegiatan Safari Ramadhan Tahun 2026
02 February 2026 15:31 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Siswa di Mosul Irak Berjuang Lanjutkan Pendidikan di Tengah Ancaman IS
06 January 2018 9:33 WIB, 2018
Tempatkan Instruktur Pejabat, Pemkab "Keroyok" Sekolah Tingkatkan Mutu Pendidikan
30 December 2017 10:41 WIB, 2017
Sekda Agam Panggil Kepala SMKN2 Terkait Penerapan Sanksi Ujian di Lapangan
07 December 2017 21:08 WIB, 2017