Bukittinggi,  (Antara) - Wali Kota Bukittinggi Ismet Amzis menggendong dua anak harimau hasil perka­winan harimau Sumatera berna­ma Bancah dengan harimau bernama Dara Jingga di Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) Bukit­tinggi, Minggu (7/12). Walikota mengatakan sangat bangga dan atas nama pemerintah Kota Bukittinggi mengucapkan terima kasih kepada para petugas TMSBK yang telah mengabdi dengan baik dalam memelihara hewan langka itu sehingga melahirkan dua ekor anak. Ia menuturkan, kelahiran dua ekor anak harimau langka itu merupakan hal luar biasa yang terjadi di Kota Bukittinggi, diharapkan bertambahnya koleksi ini akan menambah minat masyarakat untuk berkunjung ke objek wisata ini. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bukittinggi, Melfi Abra mengatakan, dari pantauan kamera CCTV dua anak harimau itu lahir pada Senin (22/9) malam, dengan jeda waktu 16 menit. Bayi harimau pertama lahir sekitar pukul 22.41 WIB, dan 16 menit kemudian atau pada pukul 22.57 WIB, bayi kedua kembali lahir. Dengan lahirnya dua ekor anak harimau langka ini, bukan hanya menambah koleksi TMSBK Bukittinggi tetapi populasi harimau di dunia. "Sejak dua anak harimau ini lahir banyak pengunjung antusias ingin melihat langsung ke TMSBK Bukittinggi, mereka ingin menggendong langsung dan berfoto dengan dua anak harimau tersebut," kata Melfi Abra. (**/cpw)


Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026