Sekjen PPP Laporkan Pendudukan DPP ke Polisi
Rabu, 17 September 2014 18:06 WIB
Jakarta, (Antara) - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan M Romahurmuziy melaporkan pendudukan kantor DPP partai itu oleh sejumlah orang tak dikenal ke polisi.
"Belum diketahui orang-orang itu dari mana karena kita masuk aja tidak bisa," kata Romahurmuziy atau akrab disapa Romi itu di Sentra Pelayanan Kepolisian Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan kantor DPP PPP telah diduduki orang-orang tersebut sejak Senin (15/9). Ia dan tim kuasa hukumnya melaporkan perihal pendudukan tersebut karena sama sekali bukan merupakan prosedur keamanan yang selama ini dijalankan di dalam Sekretariat Jenderal DPP PPP.
Romi dan kuasa hukumnya tiba di Polda Metro sekitar pukul 16.30 WIB. Mengenai pasal yang akan dikenakan berkaitan dengan tindak pendudukan tersebut, pihaknya berjanji akan menjelaskan setelah proses pelaporan selesai.
Izin SDA
Meskipun tidak secara gamblang menjelaskan apakah orang-orang yang menduduki kantor DPP tersebut berasal dari kubu Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (SDA), namun Romi mengatakan bahwa orang-orang tersebut mau membukakan pintu kantor DPP setelah ada izin dari SDA.
"Saya tadi pagi mendapatkan laporan dari ketua mahkamah partai bahwa rapat mahkamah partai yang dilakukan kemarin juga tidak bisa berjalan, tapi kemudian minta izin pada Pak Surya baru kemudian dibukakan pintu," tutur Sekjen DPP PPP versi Emron Pangkapi tersebut.
Ia juga menambahkan ada 19 orang anggota sekretariat yang sampai saat ini tidak bisa bekerja karena peristiwa pendudukan itu.
"Saya tidak tahu apakah kemudian maksudnya diberhentikan atau apa, tapi sungguh kami menyayangkan itu karena mereka ini kan orang-orang kecil yang tidak tahu persoalan politik, ya mestinya tidak dilibatkan dalam persoalan-persoalan seperti ini," kata Romi.
Romi mengaku belum ada dialog dengan orang-orang tersebut karena pihaknya tidak diizinkan masuk ke area kantor DPP. Dia berharap masalah ini bisa diselesaikan secara baik-baik melalui proses hukum yang akan berjalan.
"Banyak saran untuk melakukan sterilisasi tapi kami terus terang menghindarkan cara-cara kekerasan," katanya. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Miliki Basis 17 Ribu Suara, PPP Kabupaten Solok Nyatakan Dukungan Penuh untuk Mahyeldi-Vasko
16 October 2024 20:29 WIB, 2024
DPC PPP Pasaman Barat adakan seleksi visi misi bakal calon kepala daerah
05 June 2024 20:32 WIB, 2024
Sandiaga Uno ingin para caleg PPP kerja "all out" jelang Pemilu 2024
11 November 2023 20:14 WIB, 2023
PPP: Yenny Wahid gabung TPN Ganjar beri semangat peningkatan elektoral
28 October 2023 12:50 WIB, 2023