Saksi Mata: Gerilyawan Siapkan Serangan Baru Terhadap Samarra, Irak
Sabtu, 14 Juni 2014 10:15 WIB
Samarra, Irak, (Antara/AFP) - Para gerilyawan Jumat berkumpul untuk upaya baru merebut kota Irak Samarra, rumah bagi sebuah kuil dihormati Syiah yang dibom pada 2006 dan memicu perang sektarian, kata saksi mata.
Satu serangan besar diluncurkan oleh para pelaku jihad Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) dan sekutunya Senin malam telah membanjiri kota kedua Mosul dan wilayah luas di Irak utara dan utara-tengah.
Para saksi di daerah Dur, antara Tikrit yang dikuasai gerilyawan dan Samarra, mengatakan mereka melihat jumlah "tak terhitung" kendaraan yang membawa gerilyawan ke selatan pada malam hari.
Dan para saksi mata di Samarra, hanya 110 kilometer (70 mil) utara Baghdad, mengatakan orang-orang bersenjata tersebut berkumpul di utara, timur dan tenggara kota.
Seorang pemimpin suku mengatakan bahwa gerilyawan telah mendekati pasukan keamanan di kota, meminta mereka untuk meninggalkan dengan damai dan berjanji untuk tidak merugikan kuil Al-Askari.
Mereka juga mengusulkan bahwa para pemimpin suku membentuk satu kekuatan untuk melindungi kuil itu dan warga kota, tetapi pasukan keamanan menolak untuk mundur, katanya.
Para gerilyawan sudah merancang dua serangan di Samarra, satu pada Rabu dan satu pada akhir pekan lalu, yang digagalkan setelah pertempuran sengit.
Kuil Al-Askari dibom oleh gerilyawan pada Februari 2006, memicu
konflik sektarian antara mayoritas Syiah Irak dan minoritas Arab Sunni yang menyebabkan puluhan ribu tewas. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menteri Nusron: Reforma Agraria jadi langkah pemerintah putus mata rantai kemiskinan ekstrem
07 November 2025 11:08 WIB
Wawako Maigus Nasir : RS Mata Sumbar perkuat layanan kesehatan bagi masyarakat Padang
15 October 2025 11:49 WIB