Logo Header Antaranews Sumbar

Tentara Hentikan Pawai Pemrotes Pro-dan Anti-Pemerintah

Selasa, 20 Mei 2014 13:19 WIB
Image Print

Bangkok, (Antara/Reuters/AFP) - Militer Thailand Selasa mengatakan bahwa di bawah darurat militer yang dideklarasikan sebelumnya, baik pengunjuk rasa pro-dan anti-pemerintah akan tetap dimana mereka berada dan tidak dapat berpawai ke manapun, dalam rangka mencegah bentrokan. "Semua kelompok harus berhenti bergerak dari satu tempat ke tempat lain," kata militer dalam satu pernyataan yang disiarkan televisi. Tentara Thailand mendeklarasikan darurat militer pada dini hari Selasa untuk memulihkan ketertiban setelah enam bulan protes-protes anti-pemerintah telah meninggalkan negara tanpa pemerintahan berfungsi tepat, tetapi menolak bahwa langkah-langkah itu kudeta militer. Angkatan Bersenjata Thailand Selasa menyatakan berlakunya undang-undang darurat perang di seluruh wilayah kerajaan yang dicengkeram krisis untuk memulihkan ketertiban setelah beberapa bulan protes-protes anti-pemerintah menyebabkan 28 orang tewas dan melukai ratusan lainnya. Satu pengumuman pada televisi milik militer mengatakan, darurat militer telah diberlakukan "untuk memulihkan perdamaian dan ketertiban bagi rakyat dari semua pihak". Tetapi pengumumkan pihak militer menekankan bahwa langkah itu "bukan kudeta." Pengumuman itu muncul setelah kelompok Komite Reformasi Demokratis Rakyat (PDRC) Thailand, Minggu, bertemu dengan serikat-serikat pekerja perusahaan negara dan pensiunan pegawai negeri untuk memetakan rencana keseluruhan gerakan menentang pemerintah. Sekretaris Jenderal PDRC, Suthep Thaugsuban, dan pemimpin lain PDRC bertemu dengan perwakilan serikat pekerja perusahaan negara untuk membagi tugas dalam rangka gerakan baru dan mengadakan diskusi dengan pensiunan pegawai negeri pada sorenya. Juru bicara PDRC, Akanat Promphan, mengatakan pertemuan Ahad akan menyimpulkan dan menghasilkan rencana keseluruhan operasi anti- pemerintah tersebut. Pertempuran terakhir untuk mendapatkan kembali kendali kekuasaan yang berdaulat akan dimulai besok. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026