
Menhut Sangkal Kementeriannya Dapat "Rapor Merah"

Jakarta, (Antara) - Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menyangkal kementerian yang ia pimpin, Kementerian Kehutanan, mendapatkan "rapor merah" dari Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) dalam empat tahun masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. "Kalau api merah, tapi bukan rapor merah," kata Zulkifli di sela-sela pertemuan bilateral dengan Menteri Konservasi dan Kehutanan Myanmar H E U Win Tun serta Menteri Lingkungan Dan Sumber Daya Air Singapura Vivian Balakrishnan di Jakarta, Senin. Menurut Zulkifli, kebakaran hutan di Provinsi Riau pada beberapa waktu lalu belum tentu berimpilkasi pada "rapor merah" yang dindikasikan kepada Kementerian Kehutanan. "Rapor merah sama kebakaran hutan enggak ada urusannya," ujarnya. Sebelumnya, Kepala UKP4 Kuntoro menyebutkan ada sejumlah kendala yang menjadi masalah dalam menjalankan pemerintahan di antaranya terkait persoalan teknis, seperti koordinasi dalam kebakaran hutan. "Memang ada satu dua ya (kementerian)," ucapnya enggan menyebutkan. Namun, dia menyinggung masalah kebakaran hutan yang masuk wilayah kerja Kementerian Kehutanan. "Satu hal yang repot sekali sekarang itu kebakaran hutan, ini bagian sistem dan bagian nasib," katanya. Dia juga mengimbau untuk berhati-hati dengan "el nino" yang dikhawatirkan melanda Indonesia. "Karena kalau masuk dan melanda kita. Kita mesti hati-hati sekali, kehutanan, lingkungan hidup akan buat Sumatera kering, kalau kering kebakaran akan buat repot," tuturnya. Namun, Kuntor menyebutkan secara keseluruhan Pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu II cukup baik, dan hampir semuanya tercapai sejak 2009. "Berjalan dengan baik karena fondasi sudah terpasang selama empat tahun dan sistemnya bekerja hampir otomatis, berjalan baik, tidak perlu upaya ekstra tingkatkan kinerja," katanya. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
