
Pemimpin Siprus Turki Optimis Mengenai Kesepakatan Pada 2014

PBB, (Antara/AFP) - Pemimpin Siprus Turki, Dervis Eroglu, Senin menyuarakan optimisme mengenai mengatasi penyelesaian perpecahan empat dekade pulau itu dengan timpalannya dari Siprus Yunani dalam perundingan yang disponsori Perserikatan Bangsa Bangsa. "Kami baru-baru ini kembali berunding, dan seperti yang telah saya sebutkan selama pembicaraan tentu saja kita akan mencoba untuk menjembatani perbedaan-perbedaan kita, dan mencoba untuk menemukan penyelesaian yang menyeluruh dalam waktu sesingkat mungkin," kata Eroglu dalam briefing dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon. "Kami percaya penyelesaian adalah mungkin dalam tahun ini, dan kemudian kita bisa menuntaskan penyelesaian serta membawanya untuk menggelar referendum pemisahan secara simultan pada tahun 2014." Siprus telah terbagi - sejak tentara Turki menyerbu dan menduduki sepertiga bagian utara pada tahun 1974 sebagai tanggapan atas kudeta yang direkayasa Athena ditujukan menyatukan pulau itu dengan Yunani. Sebuah negara pecahan yang para pemimpin Siprus Turki deklarasikan pada tahun 1983 hanya diakui oleh Ankara. Siprus Turki menangguhkan putaran terakhir pembicaraan pada pertengahan 2012, namun perundingan yang disponsori PBB itu berlangsung kembali pada Februari. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
