Logo Header Antaranews Sumbar

Bursa Saham Tokyo Dibuka Turun 0,63 Persen

Selasa, 8 April 2014 13:38 WIB
Image Print

Tokyo, (Antara/AFP) - Bursa saham Tokyo dibuka 0,63 persen lebih rendah pada Selasa, terpukul oleh penurunan di Wall Street dan penguatan nilai tukar yen. Indeks Nikkei 225 turun 93,05 poin menjadi 14.715,80 pada awal perdagangan. Pasar saham AS merosot pada Senin untuk hari ketiga berturut-turut karena para investor khawatir tentang apakah saham-saham teknologi yang terbang tinggi dinilai "overvalued" (terlalu tinggi) dan musim laporan keuangan emiten diantisipasi secara hati-hati. Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 1,02 persen menjadi 16.245,87 sementara indeks komposit teknologi Nasdaq turun 1,16 persen menjadi 4.079,75. Investor kini menunggu hasil pertemuan kebijakan dua hari bank sentral Jepang, Bank of Japan (BoJ), pada Selasa. Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda akan berbicara kepada pers setelah pasar saham ditutup. Kebanyakan analis memperkirakan bank sentral akan menunda langkah-langkah pelonggaran lebih lanjut karena dampak dari kenaikan pajak penjualan April -- pertama dalam 17 tahun terakhir -- di negara yang pemulihan ekonominya baru tumbuh itu. "Tidak ada yang realistis mengharapkan BoJ mengumumkan langkah pelonggaran lebih hari ini, tetapi nuansa dalam penjelasan Kuroda akan menjadi kunci," kata manajer umum ekuitas SMBC Nikko Securities Hiroichi Nishi. Yen naik tipis setelah data pemerintah pada Selasa pagi menunjukkan Jepang mencatat surplus neraca transaksi berjalan pertama dalam lima bulan terakhir pada Februari, terutama disebabkan oleh menyempitnya defisit perdagangan. Dolar berada di 102,95 yen pada Selasa pagi terhadap 103,09 yen di New York pada Senin sore. Euro dibeli 141,51 yen dan 1,3744 dolar, dibandingkan dengan 141,65 yen dan 1,3740 dolar di perdagangan AS. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026